Diduga Dianiaya Oknum Atlet, Pelatih Panjat Tebing DKI Luka di Sekujur Tubuh

Penganiayaan ilustrasi
Penganiayaan ilustrasi
Sumber :
  • www.pixabay.com/bykst

VIVA Metro – Pelatih Panjat Tebing Pelatda DKI Jakarta, yang bernama Ahmad diduga dianiaya sejumlah oknum atlet panjat tebing yang berlatih di Pelatda DKI Jakarta. Alhasil, dia menderita cedera di sekujur tubuhnya.

Aksi anarkis tersebut terjadi dalam sarana latihan panjat tebing Provinsi DKI Jakarta di Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur. Aksi terjadi pada Senin, 28 November 2022 lalu. Akibat dari penganiayaan yang dilakukan oleh oknum atlet, pelatih Ahmad mengalami luka-luka pada muka, mata bagian kanan, kiri, serta pendaharan pada telinga bagian kiri.

Ilustrasi lokasi penganiayaan

Ilustrasi lokasi penganiayaan

Photo :
  • VIVAnews/ Zahrul Darmawan.

Setelah divisum, kejadian penganiayaan ini sudah dilaporkan ke Polisi Sektor Cakung, Jakarta Timur, dan sudah memasuki tahapan penyelidikan. Terkait hal ini, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid meminta FPTI untuk segera membntuk tim pencari fakta (TPF). Tujuannya guna mengusut aksi anarkis oknum atlet di Pelatda DKI Jakarta itu.

"Tim diketuai oleh Bapak Harry Pontoh yang kebetulan adalah seorang pengacara dan juga menjabat sebagai Sekjen Peradi," ucap dia kepada wartawan, Kamis 1 Desember 2022.

Menurutnya, aksi anarkisme di lingkungan Pelatda DKI Jakarta bukan hanya melukai Pelatih Ahmad sebagai korban. Tapi, kata Yenny, aksi tersebut dinilai juga ikut mencederai nama baik FPTI sebagai federasi olah raga.

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini karena telah mengakibatkan dampak fisik dan moral, baik terhadap korban maupun terhadap Federasi. Padahal kita baru saja sukses besar menyelenggarakan kejuaraan dunia panjat tebing di Indonesia," kata Yenny.

Halaman Selanjutnya
img_title