Cegah DBD, Got hingga Tempat Sampah di Tangerang Difogging

Penyemprotan fogging di Tangerang
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Metro – Relawan Ganjar Milenial Center (GMC) Banten melakukan kegiatan penyuluhan tentang bahaya malaria di Kampung Nanggul, Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten pada Kamis, 27 April 2023.

img_title Polisi Sebut Calon Taruna Politeknik Pelayaran Aceh Tewas karena DBD, Tak Ada Tanda Kekerasan

Sebagai aksi nyata pencegahannya, mereka melakukan fogging untuk membasmi sarang nyamuk pada got-got dan tempat pembuangan sampah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator Daerah GMC Tangerang Raya Mohamad Eddy Sopyan mengatakan aksi ini merupakan permintaan dari warga sekitar. 

img_title Beban DBD Tembus Rp9 Triliun, Ini Biaya yang Harus Ditanggung Keluarga Meski Punya JKN

"Latar belakangnya kan dari perubahan musim hujan ke musim panas mungkin perkembangbiakan nyamuknya mungkin besar. Dua bulan lalu ada salah satu warga yang terdampak terkena DBD, jadi ini juga salah satu permintaan dari warga apalagi Ganjar Milenial Center ini mendengar aspirasi masyarakat ke bawah," jelas Eddy.

img_title Cegah DBD Tak Cukup 3M, Kebiasaan Ini Juga Tak Boleh Diabaikan

Saat penyuluhan, warga menyimak dengan seksama apa yang disampaikan pemateri. Adapun materi yang diberikan kepada warga yaitu mengenai perbedaan malaria dan demam berdarah dengue (DBD), kemudian bagaimana cara untuk pencegahannya. 

DBD dapat dicegah dengan langkah 3M Plus yaitu menguras, mengubur, dan menutup serta fogging, PSN (pemberantasan sarang nyamuk), dan jumantik. 

Eddy berharap warga sekitar semakin paham dalam membedakan ciri-ciri gejala malaria dan DBD. Selain itu, diharapkan juga warga bisa memiliki kesadaran sendiri untuk memberantas DBD dari lingkungan rumahnya. 

"Harapan dari kegiatan ini pertama tentang penyuluhan ini berharap warga yang sudah diberikan materi atau pencegahan malaria ini bisa dipraktekkan di rumah-rumah juga upaya bersama mencegah malaria berkembang biak, mencegah DBD juga di sekitar sini," kata Eddy. 

Warga bernama Serli mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh para sukarelawan. Terlebih, warga sekitar sudah sangat menanti-nantikan adanya fogging untuk memberantas sarang nyamuk. 

"Kami berterima kasih sudah diadain kegiatan-kegiatan seperti ini, terima kasih banget buat GMC. Soalnya dari kami sendiri pernah ngajuin enggak ada tanggapannya, berterima kasih banget untuk GMC sudah diadakan kegiatan fogging," sebut Serli. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serli mengungkapkan di Desa Sukasari masih banyak terdapat sarang nyamuk berupa got, genangan, dan tempat pembuangan sampah terbuka. 

Dia mengaku, kegiatan ini sangat membantu masyarakat sekitar agar lebih peduli lagi tentang kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan masalah DBD dan malaria. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut