Golkar Depok Bantah Calegnya Bagi-bagi Duit

Dugaan serangan fajar di Depok
Sumber :
  • VIVA.co.id/Galih Purnama (Depok)

Depok – Ketua Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Kota Depok, Tajudin Tabri membantah dugaan bagi-bagi duit yang dilakukan salah satu bakal calon legislatif (bacaleg) dari partainya. Menurutnya itu tidak benar dan merupakan fitnah.

img_title Polisi Sita Sisa Uang Rp11,5 Juta dari Rekening Karyawan yang Gelapkan Saldo TikTok Vilmei

“BSNPGD tidak pernah membagi-bagi uang untuk pengaruhi masyarakat dalam bentuk apapun,” katanya, Senin (12/2/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tajudin mengatakan, pihaknya menolak politik uang. BSNPGD mengaku taat aturan hukum perundangan yang berlaku.

img_title Geger! Gus Alex Ungkap Beri 24 Anggota Panja DPR 1.500 Riyal Per Orang karena Diminta Uang Oleh-oleh

Ilustrasi/Penolakan praktik politik uang atau money politic.

Photo :
  • Antara/ Eric Ireng

“Badan saksi partai Golkar Depok menolak politik uang. BSNPGD taat aturan hukum perundangan yang berlaku,” aku Ketua Pemenangan Ranny-Farabi itu.

img_title Cuma 3 Hari, Remaja 13 Tahun Ini Kantongi Rp300 Juta dari AI, Bagaimana Caranya?

Bahkan dia menduga bahwa temuan yang ada di lapangan bagian dari fitnah terhadap partainya. Karena kata dia, pihaknya menyadari ada sejumlah pihak yang tidak suka dalam dunia politik.

“BSNPGD menyadari bahwa di dalam dunia politik ada suka atau tidak suka dan yang tidak suka bisa saja menyebarkan berita palsu atau fitnah menjatuhkan kami,” akunya.

Tajudin mengatakan, apapun hal yang di luar aturan perundangan berlaku bukan dari BSNPGD. Dia juga mengaku mendapat laporan bahwa caleg A, B, C berlaku kurang pas. Hal itu sudah dikonfirmasi pada bacaleg yang bersangkutan.

“Namun sudah dikonfirmasi semua caleg A,B, C sesuai aturan perundangan berlaku,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengaku menerima laporan bacaleg dari partai lain yang juga terkena fitnah politik uang. Jika fitnah tersebut terus terjadi maka pihaknya akan melapor pada pihak berwajib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami juga menerima laporan caleg partai lain difitnah juga demikian namun kami tidak mau mengomentari itu. Selanjutnya apabila fitnah ini terus dilakukan akan kami laporkan kepada pihak yang berwajib sesuai peraturan perundangan berlaku,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, ada temuan bagi-bagi uang di Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok yang dilakukan bacaleg DPR RI dari Partai Golkar. Warga menerima amplop berisi uang Rp 100 ribu dan sebuah kartu bertuliskan ‘Surat Suara Pemilihan Umum Anggota DPR RI Kota Depok-Bekasi Tahun 2024’. Dalam kartu tertera nama Ranny Fahd A.Rafiq dengan nomor urut 1 dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Depok-Bekasi.

Seleb TikTok Vilmei

Eks Karyawan Vilmei Akui Dapat Rp600 Juta, Uangnya Dipakai Bayar Kos hingga Beli Kosmetik

Mantan karyawan Vilmei, yakni Zahra Khairunnissa mengaku menerima dan menggunakan sekitar Rp600 juta dari dana milik Vilmei yang diduga dikuras olehnya.

img_title
VIVA.co.id
5 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut