Kasus DBD di Jaksel Melonjak 100 Persen, Warga Diminta Waspada!

Petugas melakukan pengasapan untuk memberantas nyamuk demam berdarah.
Sumber :
  • VIVA/ Dani.

VIVA – Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) akui jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah tersebut meningkat sebesar 100% dibandingkan bulan Februari tahun ini, dilansir dari Antara.

img_title Beban DBD Tembus Rp9 Triliun, Ini Biaya yang Harus Ditanggung Keluarga Meski Punya JKN

“Berdasarkan data ada 149 kasus DBD sepanjang Februari,”kata Kepala Suku Dinas Kesehatan, Jakarta Selatan (Sudinkes Jaksel) Yudi Dimyati di Jakarta, Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gambar Nyamuk DBD

Photo :
  • vstory

img_title Kalimantan Selatan Dikepung Karhutla Sejak Januari 2026, Luasnya Capai 20.206 Hektare!

Yudi mengatakan, kasus DBD di wilayah Jaksel mencapai 81 pada Januari 2024. Sangat berbanding terbalik dengan kasus DBD di bulan Februari.

Berdasarkan informasi yang ada dari kasus-kasus sebelumnya, dia menyatakan bahwa tidak ada pasien yang meninggal dunia dan semua pasien dirawat dengan baik di rumah sakit.

img_title Cegah DBD Tak Cukup 3M, Kebiasaan Ini Juga Tak Boleh Diabaikan

Yudi menambahkan bahwa orang yang menderita DBD biasanya mengalami demam tinggi, jadi mereka disarankan untuk banyak minum air putih sebelum dibawa ke rumah sakit atau tempat kesehatan lainnya.

“Selain itu menurunkan panas dengan kompres dan obat penurun panas, makan makanan bergizi dalam jumlah lebih banyak,”ujarnya.

Sebelumnya, Ani Ruspitawati selaku Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, menyatakan bahwa tercatat 627 kasus hingga 19 Februari 2024, dengan indeks rasio DKI Jakarta sebanyak 5,57 per 100.000 penduduk.

Seperti yang ditunjukkan oleh tren data kasus mingguan 2024, kasus telah meningkat dibandingkan dengan pekan awal Januari.

Data kasus menunjukkan peningkatan yang tajam sejak pekan ke-5 pada awal Februari ketika memasuki pekan kesembilan.

"Kami menghimbau warga waspada dan menerapkan pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M plus yaitu menguras, menutup, mendaur ulang plus kegiatan lain yang mencegah perkembangbiakan dan gigitan nyamuk aedes aegypti,”kata Ani.

Petugas melakukan pengasapan untuk memberantas nyamuk demam berdarah.

Photo :
  • VIVA/ Dani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ani menjelaskan kasus DBD menyebar di seluruh wilayah DKI Jakarta, yakni Jakarta Pusat mencapai 34 kasus, Jakarta Utara mencapai 74 kasus, Jakarta Barat mencapai 208 kasus, Jakarta Selatan mencapai 145 kasus, Jakarta Timur mencapai 161 kasus, dan Kepulauan Seribu mencapai lima kasus.

"Kami terus memantau perkembangan kasus DBD di setiap wilayah Jakarta. Sejauh ini, tidak tercatat kasus kematian,”jelas Ani.

Ilustrasi orang tewas

Polisi Sebut Calon Taruna Politeknik Pelayaran Aceh Tewas karena DBD, Tak Ada Tanda Kekerasan

Polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan atau pidana lainnya dari kasus meninggalnya calon taruna (catar) Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Aceh, melainkan karena DBD

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut