Keluarga Korban Kecelakaan SMK Lingga Kencana Menangis Pilu saat Terima Santunan Rp60 Juta

Pemberian santunan kematian korban kecelakaan SMK Lingga Kencana Depok
Sumber :
  • VIVA.co.id/Rinna Purnama (Depok)

VIVA – Keluarga korban kecelakaan SMK Lingga Kencana menangis saat menerima santunan kematian dari PT Jasa Raharja dan Pemerintah Kota Depok. Keluarga ahli waris menerima bantuan uang Rp50 juta dari PT Jasa Raharja dan Rp 10 juta dari Pemkot Depok.

img_title Jasa Raharja Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan 11 Korban KMP Batumandi

Saat pemberian santunan, keluarga korban tak kuasa menahan isak tangis. Dengan suara tersedu, para orang tua yang menerima santunan menangis pilu.    

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses evakuasi kecelakaan bus SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Subang

Photo :
  • (Foto AP/Ryan Suherlan)

img_title Suami Istri Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 Tak Punya Ahli Waris, Santunan Dijadikan Biaya Penguburan

Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono yang memberikan bantuan pun menyampaikan bela sungkawa pada keluarga korban meninggal dunia. Korban meninggal dunia di SMK Lingga Kencana berjumlah 10 orang. Antara lain sembilan orang siswa dan satu orang guru.

“Hari ini Jasa Raharja telah menyerahkan santunan, tentunya adalah yang pertama ucapan duka cita yang mendalam kejadian kecelakaan yang terjadi pada Sabtu kemarin,” katanya di Depok, Senin (13/5/2024).

img_title Jasa Raharja Serahkan Santunan ke 2 Ahli Waris Korban KM Virgo Transport 8 di Jabar

Kurang dari sepekan, bantuan kepada keluarga korban meninggal dunia langsung diberikan. PT Jasa Raharja juga sudah berkordinasi dengan pihak terkait dan langsung mencairkan santunan.

“Penyerahan terhadap ahli waris ini secara praktis juga sudah kita serahkan kemarin karena memang di bawah 24 jam sudah kita serahkan dengan santunan untuk meninggal dunia adalah Rp 50 juta,” ungkapnya.

Rivan juga mengapresiasi pihak terkait yang sigap dalam penanganan para korban. Mulai dari pemerintah daerah, kepolisian dan rumah sakit.

“Kami melihat ini luar biasa stakeholder managemen yang dilakukan dengan baik dengan turun tangan mengirimkan ambulans sehingga praktis dari seluruh korban luka-luka, ini pun juga langsung dibawa evakuasi ke Depok dan sekitarnya sehingga bisa dilakukan perawatan tidak jauh dari keluarga korban,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi korban luka-luka yang dirawat akan menjalani pengobatan sampai sembuh. Biaya pengobatan ditanggung pihak Jasa Raharja. Saat ini korban luka dirawat di RS Bhayangkara Brimob dan RS Universitas Indonesia (UI).

“Tentu akan menjadikan perawatan yang sangat baik dengan insentif dekat dengan keluarga dan saat ini beberapa yang masih dalam perawatan ICU pun sudah dilakukan perawatan secara maksimal dengan baik,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut