PAN Buka Suara soal KIM Plus Kompak Tak Usul Heru Budi

Anggota DPRD Jakarta Fraksi PAN, Husen.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

Jakarta, VIVA - Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jakarta Husen buka suara soal partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus kompak tidak mengusulkan Heru Budi sebagai calon Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta. 

img_title DPRD Malut Desak Sherly Evaluasi Anak Buahnya soal Anggaran Proyek: Tumbuhnya Harus Terasa

Ia mengaku istikharah bersama KIM Plus sehingga kompak mendukung Teguh Setyabudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya rasa untuk kebersamaan kenapa tidak, kan gitu. Istikharah bareng ya, lebih kurang lah. Sebenarnya, sih, untuk komunikasi itu hal yang biasa ya," ujar Husen kepada wartawan di Gedung DPRD Jakarta, Jumat, 13 September 2024.

img_title Masa Jabatan DPRD 2024 Seharusnya Berakhir 2029, Kini Digugat agar Bertahan hingga 2031

Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono Tinjau Makan Bergizi Gratis di SDN Gunung 01, Jakarta Selatan

Photo :
  • VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

Nama Teguh Setyadi didukung oleh delapan fraksi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, seperti PKS, Gerindra, Golkar, PKB-PPP, PAN, Demokrat-Perindo, PSI, dan NasDem.

img_title Praperadilan 3 Anggota DPRD Timor Tengah Utara Ditolak, Polda NTT Pastikan Kasus dr Icha Tetap Jalan

“Kan konsolidasi kan, biasa aja gak ada masalah. Apalagi soal KIM kan, jadi memang tujuan kita dalam kerangka untuk menyampaikan bagaimana Jakarta, maka pilih yang terbaik ya,” kata dia. 

Husen membantah mendapat arahan dari Ketua Tim di Partai KIM untuk mendukung Teguh. Soal adanya perbedaan dengan PDIP, ia mengatakan bahwa perbedaan selalu terjadi dalam demokrasi.

"Enggak ada (arahan dari KIM pusat)," ungkapnya.

Penyerahan opini WTP dari BPK RI ke Pemprov DKI Jakarta di Gedung DPRD.

Photo :
  • ANTARA/Walda

"Ya kan namanya demokrasi beda kan nggak ada masalah," tuturnya.

DPRD Jakarta menggelar rapat terkait calon Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pada Jumat, 13 September 2024. Nama Heru Budi hanya diusulkan oleh fraksi PDIP.

Jabatan Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta akan berakhir pada 17 Oktober 2024.

Dalam data yang ditampilkan pada rapat, PDIP mengusulkan tiga nama yaitu Pj Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono dan Eks Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali. 

"Kami dari Fraksi PDIP mendukung Bapak Heru Budi Hartono, Sekda DKI Joko Agus Setyono, dan bapak Marullah Matali," kata Anggota Fraksi PDIP Rio Dwi Sambodo, di Gedung DPRD Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat, 13 September 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Heru Budi batal diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Hal ini dikarenakan, sebelum dilaksanakan Rapimgab pengusulan nama Pj Gubernur Jakarta, PKS dan PSI kerap menggaungkan nama Heru kembali diusung.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut