Jadi Magnet Libur Lebaran, 472 Ribu Pengunjung Serbu Ragunan
- VIVA.co.id/Andrew Tito
Jakarta, VIVA – Taman Margasatwa Ragunan (TMR) kembali menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi favorit warga Jakarta dan sekitarnya selama masa libur Lebaran 1446 Hijriah. Dalam kurun waktu tujuh hari setelah Hari Raya Idulfitri, tepatnya dari H+1 hingga H+7, tercatat sebanyak 472.000 pengunjung memadati kebun binatang yang berlokasi di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.
“Total sebanyak 472.000 pengunjung selama libur Lebaran,” ungkap Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Wahyudi Bambang, saat memberikan keterangan di Jakarta, Senin, 7 April 2025.
Meski libur panjang mulai berakhir, antusiasme masyarakat tak surut. Pada hari terakhir libur nasional atau pada Senin ini, setidaknya 17.000 orang masih memilih menghabiskan waktu bersama keluarga di Ragunan.
Warga yang sedang wisata ke Ragunan
- Istimewa
Dari total pengunjung tersebut, hanya 1.054 orang yang membeli tiket masuk secara daring, sementara mayoritas lainnya tetap mengandalkan pembelian tiket secara langsung di loket. Ini menunjukkan bahwa meski sistem digital telah tersedia, banyak pengunjung yang masih lebih nyaman dengan sistem konvensional.
Tak hanya dipadati pengunjung pejalan kaki, area parkir TMR pun penuh sesak oleh kendaraan pribadi. Lebih dari 2.000 sepeda motor, 951 mobil, lima unit bus pariwisata, serta puluhan sepeda terparkir di berbagai titik parkir sejak pagi hari. Hal ini menandakan tingginya minat masyarakat dari berbagai kalangan dan daerah.
Sementara itu, dua area edukasi unggulan di dalam kawasan Ragunan juga tak luput dari perhatian pengunjung. Pusat Primata Schmutzer, yang merupakan salah satu fasilitas konservasi primata terbesar di Asia Tenggara, dikunjungi oleh 614 orang. Sementara Taman Satwa Anak, yang menjadi favorit keluarga dengan anak kecil, mencatat kunjungan sebanyak 239 orang.
Libur Lebaran, Ragunan Dipadati Pengunjung
- VIVAnews/Muhamad Solihin
Meski volume pengunjung meningkat drastis selama libur Lebaran, pihak pengelola menegaskan bahwa kesehatan dan kenyamanan satwa tetap menjadi prioritas utama. Ragunan memang tidak memberlakukan “libur satwa”, namun setiap hewan dipastikan tetap dalam kondisi sehat dan prima.
“Kami pastikan seluruh satwa mendapat perawatan optimal. Mereka rutin diberikan vitamin, makanan bergizi, serta tetap mendapatkan perhatian dari keeper masing-masing selama masa libur ini,” tegas Wahyudi.