Enam Klaim Sukses Foke di Bidang Transportasi

Fauzi Bowo di ruang kerjanya
Fauzi Bowo di ruang kerjanya
Sumber :

VIVAnews - Hari ini, persis tiga tahun Fauzi Bowo memimpin Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Selama tiga tahun ini, Fauzi Bowo mengklaim telah melakukan sejumlah gebrakan termasuk di bidang transportasi massa.

Di blognya, pada Rabu 6 Oktober 2010, Fauzi Bowo melansir pembangunan sektor transportasi berorientasi pada Pola Transportasi Makro (PTM). Foke, panggilan akrab Fauzi, mengklaim ada enam kegiatan yang dilakukan sehubungan dengan pembangunan transportasi massal.

Pertama, di bawah kepemimpinannya, Jakarta berhasil mencanangkan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Saat ini, pembangunan MRT telah memasuki tahap pelelangan komponen basic design oleh Kementerian Perhubungan. Program MRT juga dimulai tahun ini dengan pembebasan lahan.

Maket MRT Jakarta
Maket MRT Jakarta

Kedua, Fauzi Bowo mengklaim telah melakukan peningkatan pengelolaan busway melalui sterilisasi jalur busway. Kemudian, 2010 ini, Fauzi menargetkan pengoperasian dua jalur busway baru dan harga gas khusus transportasi.

Ketiga, Fauzi mengklaim melakukan optimalisasi, perluasan dan penambahan jaringan jalan. Proyek pembangunan jalan layang non tol Kampung Melayu-Tanah Abang, Antasari-Blok M, Pasar Cipete-Wijaya 1, Jembatan Kalibata dan integrasi jalur kereta api dengan fly over Bandengan, Tubagus Angke.

Keempat,
Fauzi Bowo merancang integrasi loop line atau jalur kereta lingkar. Namun Fauzi belum merinci sejauh mana rencana integrasi jalur kereta di Jakarta ini.

Kelima, DKI Jakarta juga telah melakukan pelelangan pembangunan terminal bus Pulogebang yang diharapkan menjadi terminal bus terbesar di Jakarta.

Keenam, Jakarta juga merancang jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) untuk menggantikan sistem 3 in 1. Langkah ini diikuti dengan penutupan sejumlah jalur putar (u-turn) untuk mengurangi titik kemacetan.