KPK Diminta Periksa Stafsus Menhub

Aliansi Rakyat Anti Mafia dan Korupsi Indonesia
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, VIVA – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Anti Mafia dan Korupsi Indonesia menggeruduk kantor Kementerian Perhubungan.

img_title Xi Jinping Perketat Disiplin PKC, Anggota Partai Tak Setia Terancam

Mereka meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Dirjen Perhubungan Udara Maria Kristi Endah Murni yang kini menjadi Staf Khusus (Stafsus) Menteri Perhubungan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa menduga Maria Kristi menjadi mafia berkedok pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). 

img_title KPK Respons Kabar Mantan Penyidik Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo, Ungkap Prosedur Penyadapan hingga Pengawasan

“Diduga kuat telah menciptakan disharmoni, keresahan, dan suasana yang tidak sehat bagi jalannya tata birokrasi,” kata Fajar, koordinator Aliansi Rakyat Anti Mafia dan Korupsi Indonesia, Rabu, 3 Juli 2025. 

Fajar menambahkan, Maria Kristi justru dengan statusnya itu menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi. 

img_title Nusron Wahid Buka Suara Usai Diperiksa KPK 5 Jam, Singgung Izin Perjalanan ke Luar Negeri

Misalnya, Fajar mengungkap bahwa Maria memberikan perlakuan khusus kepada kepada salah satu perusahaan kargo penerbangan swasta yang merupakan milik keluarga menantu atau besan sendiri. 

“Dengan memperpanjang runway di bandara dan memperluas area aktivitas kargo, mempermudah segala perizinan,” kata Fajar. 

Tidak hanya itu, ungkap Fajar, Maria Kristi juga diduga menempatkan orang-orang yang “mudah diatur" dalam Balai Kalibrasi Ditjen Perhubungan Udara di Tangerang yang merupakan "lahan basah" sumber pemasukan Kemenhub, 

“Diduga menerima setoran dalam bentuk uang, bentuk barang dan kendaraan dan berupa truk dalam jumlah besar,” terang Fajar. 

Di internal, diduga Maria merombak pejabat dengan dalih kepentingan Menteri Perhubungan yang diduga kuat terdapat praktik jual beli jabatan. 

Yang lebih parah, kata Fajar, diduga Maria kerap mencatut nama Badan Intelijen Negara (BIN) pada beberapa koordinasi program kerja Kemenhub. “Padalah untuk kepentingan pribadi,” kata Fajar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, Fajar mengungkap Maria juga diduga menerima aliran dana pada kasus korupsi pengadaan/perijinan dan sertifikasi private jet senilai Rp 1,2 triliun yang menjerat mantan Gubemur Papua Lukas Enembe. 

“Menuntut Menteri Perhubungan segera mencopot Maria Kristi dari posisinya saat ini, agar lingkungan Kementerian Perhubungan menjadi sehat dan kondusif lagi,” imbuhnya.

Wamen Imipas, Silmy Karim

Silmy Karim Tegaskan Tak Kena OTT: Saya Datang Sendiri ke KPK

Wakil Menteri Imipas periode 2024-2026 Silmy Karim merasa adanya kriminalisasi melalui operasi tangkap tangan (OTT) palsu dalam kasus yang menimpanya.

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut