Tangsel Masih Darurat Sampah!

Tumpukan Sampah di Jalan Cimanggis, Tangerang Selatan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/sgd

Tangerang Selatan, VIVA – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten memperpanjang status darurat penanggulangan sampah di daerah itu, selama 14 hari ke depan.

img_title Pemerintah Targetkan Pengelolaan Sampah 100% pada Akhir 2029

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel Essa Nugraha mengatakan perpanjangan status itu direkomendasi berlangsung selama dua pekan, sejak 6 hingga 19 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada masa perpanjangan difokuskan pada optimalisasi pembersihan dan pengangkutan sampah serta optimalisasi penegakan perilaku buang sampah," kata dia di Tangerang Selatan, Kamis, 8 Januari 2026.

img_title Sudah Tiga Hari Kebakaran TPSA Serang Belum Sepenuhnya Padam, Ini Kata Polda Banten

Ilustrasi Sampah di Tangerang Selatan

Photo :
  • ANTARA/HO-Pemkot Tangsel

Ia menyebutkan selama masa darurat penanggulangan sampah tersebut, tim satuan tugas (satgas) akan fokus melakukan pengangkutan sampah yang menumpuk di sejumlah wilayah.

img_title Marak Pelanggaran WNA di Bali, DPR Desak Imigrasi Evaluasi Sistem Pengawasan

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel Tb Asep Nurdin mengatakan perpanjangan itu didasari hasil evaluasi status darurat sampah tahap pertama yang berakhir pada Senin 5 Januari 2026.

"Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan memperpanjang status tanggap darurat pengelolaan sampah," ucapnya.

Dia menjelaskan perpanjangan itu berdasarkan hasil evaluasi di mana masih ditemukan tumpukan sampah sehingga memerlukan penanganan ekstra.

Dengan adanya perpanjangan status itu, ia berharap, penanganan masalah sampah berjalan lebih optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemkot Tangsel angkut ratusan ton sampah selama libur Lebaran Idul Fitri.

Photo :
  • istimewa

"Perpanjangan ini untuk memastikan pelayanan kebersihan tetap maksimal dan kondisi kota kembali normal sepenuhnya," ujar dia. (Ant)

Dokter memeriksa kondisi orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) dalalm kondisi lemah di Ketapang

Akademisi Dorong Penanganan Satwa saat Bencana Ditangani Pusat

Penanganan satwa ketika terjadi bencana besar seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dinilai perlu memiliki komando yang lebih jelas dari pemerintah pusat.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut