Jalur LRT Jakarta di Atas Tol Wiyoto Wiyono Tersambung 100 Persen

Perlintasan jalur layang LRT Jakarta Fase 1B.
Sumber :
  • Dokumentasi LRT.

Jakarta, VIVA – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) mengumumkan bahwa perlintasan jalur layang LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai di atas Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono telah tersambung 100 persen pada Jumat kemarin.

img_title Siapa Mayat Pria dalam Gardu LRT Pancoran? Sidik Jari Tak Terbaca, Wajah Tak Dikenali

Direktur Teknik dan Pengembangan PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Dian Takdir mengungkapkan, perlintasan di atas Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono merupakan salah satu titik kritikal pada lintasan LRT Jakarta Fase 1B.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami bersyukur proses penyambungan dapat diselesaikan sesuai rencana," kata dian di Jakarta, Sabtu, 10 Januari 2026.

img_title Ciri-ciri Pria Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran: Rambut Gondrong Beruban dan Pakai Sweater Biru

Dian mengatakan, capaian ini mencerminkan kolaborasi yang solid antara PT Jakarta Propertindo (Jakpro), kontraktor, operator tol serta para pemangku kepentingan. Bentang "girder" sepanjang 120 meter ini memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena melintas di atas jalan tol aktif dengan lalu lintas padat tanpa penutupan total.

Konstruksi dilaksanakan menggunakan metode "balanced cantilever", yaitu pembangunan bertahap dan seimbang dari dua sisi sehingga presisi struktur terjaga dengan gangguan lalu lintas yang minimal. "Hal ini sejalan dengan 'progres' pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai 89,22 persen hingga akhir 2025," katanya.

img_title Mayat Pria Ditemukan Dalam Gardu LRT Pancoran! Tewas Tersengat Listrik karena Hendak Curi Kabel

Keberhasilan penyambungan perlintasan tersebut tidak hanya menjadi capaian teknis, tetapi juga menandai tersambungnya secara fisik jalur layang LRT Jakarta dari Kelapa Gading hingga Jalan Pramuka.

Jalur ini menghubungkan Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Jakarta Pusat melalui jaringan rel layang terintegrasi. Lalu sejumlah struktur utama di koridor Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak dan Jalan Sultan Agung juga telah tersambung.

Pekerjaan rel (track work) telah mencapai 4,7 kilometer (km) dari total 12,8 km, sementara pekerjaan arsitektural serta mekanikal, elektrikal dan "plumbing" (MEP) tengah berlangsung di Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman dan Stasiun Manggarai.

Dari sisi lingkungan, LRT Jakarta yang beroperasi menggunakan tenaga listrik berperan signifikan dalam menurunkan emisi karbon per penumpang per kilometer dibandingkan kendaraan pribadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peningkatan jumlah pengguna LRT Jakarta juga mencerminkan pergeseran perilaku masyarakat menuju transportasi publik yang berdampak pada pengurangan kemacetan dan penurunan jejak karbon perkotaan.

Secara kolektif, pengoperasian LRT Jakarta Fase 1A dan 1B diproyeksikan mampu mencapai pengurangan emisi sebesar 2.927.250 ton COâ‚‚e dengan target peningkatan jumlah penumpang hingga 18 juta penumpang pada tahun 2028.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut