Gubernur Pramono: Saya Hobinya Memutuskan yang Rumit-rumit

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta
Sumber :
  • ANTARA/Lifia Mawaddah Putri

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyinggung terkait dirinya yang harus mengambil keputusan sulit untuk merapikan ibu kota.

img_title Prabowo Bakal Resmikan LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus 2026, Pramono: Bakal Ubah Wajah Jakarta

Mulai dari normalisasi sejumlah sungai dan pembebasan lahan warga di bantaran sungai, hingga membongkar tiang monorel. Dia menilai dua hal tersebut menjadi keputusan sulit yang harus dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang begini-begini (normalisasi sungai), Prof. Yos, biasanya enggak ada yang mau memutuskan,” kata Pramono saat menghadiri acara pembukaan RS Primaya Hospital di Sedayu, Jakarta Timur, Selasa, 27 Januari 2026.

img_title Kementerian PU Ungkap Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal dan Perahu

Gubernur Jakarta Pramono Anung

Photo :
  • Yeni Lestari/VIVA

“Kalau saya ini memang hobinya memutuskan yang rumit-rumit, yang susah-susah kali ya. Seperti contohnya Monorail yang 21 tahun enggak selesai, Alhamdulillah saya selesaikan,” lanjutnya.

img_title Jalur Sepeda di Jakarta Bakal Dihilangkan? Begini Kata Pramono

Pramono menjelaskan naturalisasi Kali Cakung Lama harus dilakukan agar daerah Kelapa Gading, Cilincing, hingga Semper tidak lagi kebanjiran saat hujan turun.

“Normalisasi Sungai Cakung Lama yang panjangnya 8 kilo, harus memindahkan kurang lebih 45 ribu kubik,” ungkapnya.

“Dan kalau itu bisa kita tangani, mudah-mudahan Kelapa Gading termasuk di sini tidak kena akses banjir sama sekali. Karena itu bottleneck-nya ada di situ,” tambah Pramono.

Selain itu, dia juga mengungkit terkait kritikan dari sejumlah pihak setelah tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, dibongkar.

Penampakan Tiang Monorel Mangkrak di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan

Photo :
  • ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga /rwa

“Sekarang sudah kami mulai potong, walaupun orang juga mengkritik, ‘Kenapa Monorail diselesaikan, enggak yang lainnya?’ Padahal Monorail itu sudah menyebabkan banyak kejadian kecelakaan, termasuk yang meninggal,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mudah-mudahan dengan penataan di Rasuna Said, nanti jalan itu menjadi lebih indah, lebih rapi, trotoarnya, kemudian juga saluran airnya,” pungkas Pramono.

tvOnenews.com/Syifa Aulia

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo

Pramono Ngaku Tak Tahu soal Usulan Tarif Parkir di Jakarta Naik Jadi Rp60.000 per Jam

Pramono angkat bicara soal usulan kenaikan tarif parkir di ibu kota yang mencapai Rp60.000 per jam. Ia mengaku tak tahu soal usulan kenaikan tarif parkir tersebut.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut