5.000 Massa Bakal Kepung Gedung DPR Hari Ini

Apel Polisi Amankan Hari Buruh 2026
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Safira

Jakarta, VIVA – Ribuan personel gabungan bakal diterjunkan dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar oleh elemen Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) di depan Gedung DPR/MPR RI, pada Jumat, 1 Mei 2026

img_title 1.000 Orang Ditahan Imbas Unjuk Rasa di Prancis!

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan, massa yang akan melakukan aksi unjuk rasa, tercatat ada 5.000 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini, 1 Mei 2026, adalah peringatan Hari Buruh Internasional. Untuk di wilayah kita, terdapat beberapa kegiatan: yaitu Mayday Fest yang dilaksanakan di Monas, dihadiri oleh Bapak Presiden, dengan jumlah massa kurang lebih 300 ribu orang. Unjuk rasa di DPR dari kelompok yang menamakan diri Gebrak (Gerakan Buruh Bersama Rakyat),” kata Dekananto, di Gedung DPR RI, Jumat, 1 Mei 2026.

img_title Unjuk Rasa di Tugu Tani Hari Ini, Mahasiswa Lepas Almamater, Apa Alasannya?

May Day 2025.

Photo :
  • Repro Video.

“Update terakhir, massa yang menuju DPR untuk melaksanakan aksi unjuk rasa berjumlah kurang lebih 5.000 massa dari Banten, Jawa Barat, dan Tangerang Raya,” lanjutnya.

img_title Sering Terlihat Saat Pengamanan Demo, Ternyata Ini 4 Jenis Kendaraan Taktis

Lebih lanjut, Dekananto menerangkan, massa diperkirakan akan datang pukul 10.00 WIB dengan titik kumpul di depan TVRI. Selanjutnya, perwakilan massa akan diterima oleh pimpinan DPR pada pukul 11.00 WIB.

“Rencana awal dari massa aksi tiba pukul 11.00 WIB, melaksanakan Salat Jumat di Masjid TVRI, makan siang, kemudian berjalan kaki menuju depan DPR. Namun kemungkinan ada perubahan, karena perwakilan massa akan diterima pimpinan DPR pukul 10.00 WIB sampai dengan 11.00 WIB, sehingga aksi kemungkinan selesai sebelum waktu Jumat,” jelasnya.

Namun Dekananto menjelaskan, dinamika di lapangan bisa saja berubah, sehingga para personel harus siap siaga. Apabila aksi dimulai setelah Salat Jumat, maka Koordinator Lapangan menyampaikan aksi selesai pukul 17.30 WIB.

Dalam kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menerangkan, dalam aksi unjuk rasa ini, ribuan personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan.

“Jumlah personil yang dilibatkan di dalam pengamanan di sekitar DPR-MPR sejumlah 6.678 personil. Ini gabungan terdiri dari kepolisian 4.633 personil, TNI 1.050 personil, Pemprov DKI 95, Pamdal 400, dan Sabuk Kamtibmas sejumlah 500 orang,” ucapnya.

Sementara itu, Budi menuturkan bahwa penyampaian pendapat di depan umum itu dilindungi oleh undang-undang. Maka dari itu, Budi mengimbau penyampaian pendapat tersebut dapat tersampaikan dengan tertib, aman, dan lancar.

“Kami juga mengimbau kepada saudara saudara buruh ataupun seluruh komponen yang melaksanakan penyampaian pendapat untuk dapat tidak merusak fasilitas umum. Kita sama-sama untuk menjaga fasilitas umum, inilah adalah yang dinikmati oleh seluruh masyarakat. Dan kita juga menghimbau untuk dapat menjaga ketertiban karena ada hak masyarakat lain untuk tetap beraktivitas. Kita sama-sama menghormati hal-hal tersebut,” ungkap Budi.

Jakarta Mods May Day 2023

Photo :
  • ist

Selain itu Budi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melintasi sekitar area DPR-MPR dan sekitarnya juga dapat melihat informasi ini secara up-to-date. Pihak kepolisian akan selalu menyampaikan baik itu di platform online ataupun media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sehingga bagi masyarakat yang belum memiliki kebutuhan mendesak, kami menghimbau untuk menghindari ruas-ruas jalan karena pasti akan ada peningkatan volume jumlah kendaraan dan jumlah orang,” jelasnya.

tvOnenews.com/Adinda Safira

Wakapolda Brigjen Pol Rustam Mansur

100 Personel Polda Kaltim Dikerahkan ke 4 Wilayah Rawan Karhutla, Kutai Barat Paling Berisiko

Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mengerahkan 100 personel bantuan kendali operasi (BKO) untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat kabupaten

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut