Pramono Ungkap RW Kumuh Terbanyak Ada di Jakarta Barat

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah)
Sumber :
  • Yeni Lestari/VIVA

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan jumlah Rukun Warga (RW) kumuh paling banyak berada di Jakarta Barat.

img_title Prabowo Bakal Resmikan LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus 2026, Pramono: Bakal Ubah Wajah Jakarta

Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah RW kumuh di Jakarta sebanyak 211. Jumlah itu menurun dari tahun 2017 sebanyak 445 RW kumuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam satu tahun pemerintahan saya dan lebih dikit lah ya, sekarang ini menjadi 211. Saya tidak mau mengklaim bahwa itu semua adalah hasil dari apa yang kami lakukan,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.

img_title Jalur Sepeda di Jakarta Bakal Dihilangkan? Begini Kata Pramono

Menurutnya, penurunan ini terjadi di tengah peningkatan jumlah penduduk dan berbagai persoalan di lapangan yang semakin kompleks.

“Ada penurunan hampir 52 persen lebih, menurut saya sudah hal yang luar biasa dan saya mensyukuri itu,” ungkap Pramono.

img_title Sekolah Rusak di Jakarta Bakal Direhabilitasi pada September 2026

Meski demikian, Pramono menyebut beberapa wilayah masih membutuhkan perhatian khusus, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi.

Dia mengatakan Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah RW kumuh terbanyak, disusul Jakarta Utara. Daerah tersebut nantinya akan menjadi fokus Pemprov untuk mengatasi persoalan permukiman kumuh.

“Ada beberapa yang menjadi prioritas RW, terutama di daerah-daerah yang padat penduduk, yang paling banyak adalah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Itu yang akan mendapatkan perhatian,” jelas Pramono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Barat paling banyak. Dan itu memang di lapangannya hampir semua RW rasa, hampir semua Kelurahan. Saya sudah keliling dari 267, memang beberapa itu di Barat, terutama misalnya lah di Tambora, dan sebagainya. Nanti kami akan turun untuk itu,” pungkasnya.

tvOnenews.com/Syifa Aulia

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo

Pramono Ngaku Tak Tahu soal Usulan Tarif Parkir di Jakarta Naik Jadi Rp60.000 per Jam

Pramono angkat bicara soal usulan kenaikan tarif parkir di ibu kota yang mencapai Rp60.000 per jam. Ia mengaku tak tahu soal usulan kenaikan tarif parkir tersebut.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut