Pemprov DKI Minta Warga Jakarta Tak Panic Buying Jelang Idul Adha

Ilustrasi pasar modern.
Sumber :
  • Dokumentasi Pasar Modern BSD.

Jakarta, VIVA – Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengimbau agar masyarakat tidak "panic buying" di tengah kenaikan harga pangan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

img_title Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Lagi Buat Korban Gempa NTT Senilai Rp5,8 M

“Masyarakat diimbau berbelanja secara bijak dan tidak panic buying. Kami berkomitmen menjaga inflasi pangan tetap terkendali demi kesejahteraan warga Jakarta,” ujar Chico di Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chico mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menjaga kestabilan secara keseluruhan.

img_title Siswi SD hingga Perempuan Hamil 17 Tahun Disandera KKB, Satgas Damai Cartenz Kirim Pasukan Tambahan ke Mimika

Menurut Chico kenaikan harga pangan disebabkan karena meningkatnya permintaan menjelang Idul Adha. Penyebab lainnya adalah terjadinya curah hujan yang tinggi. Chico menjelaskan, curah hujan yang masih tinggi menyebabkan penurunan produksi dan kualitas panen hortikultura seperti cabai, bawang merah, bawang putih.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta melakukan beberapa langkah konkret.

img_title Pemprov DKI Jakarta Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca Besok

Salah satunya adalah melakukan pemantauan rutin dan intensif harga pangan strategis di pasar tradisional, baik secara langsung maupun melalui aplikasi Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ).

Dinas KPKP DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan (produsen, distributor, BUMD seperti Perumda Dharma Jaya, dan pemerintah pusat) untuk memastikan pasokan tetap lancar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, intervensi pasar pun dilakukan jika diperlukan, termasuk distribusi pangan bersubsidi dan pasar murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Khusus untuk hewan kurban, Pemprov menjamin ketersediaan stok melalui persiapan awal oleh Dharma Jaya (target ribuan ekor sapi) agar harga tetap terkendali dan tidak ada lonjakan berlebih,” kata Chico. (Ant)

Satreskrim Polres Badung melakukan penyelidikan di halaman rumah warga di Badung terkait kasus dugaan tindakan asusila

2 WNA Mesum di Halaman Rumah Warga Bali, Sempat Ditegur Warga tapi Dicuekin

Aksi asusila dua WNA di halaman rumah warga di kawasan Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, viral di media sosial.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut