VIVAnews - Mosi tidak percaya yang digulirkan sejumlah fraksi di DPRD DKI ditanggapi dingin Ketua DPRD DKI Ade Supriatna. Desakan mundur itu dianggap tak berdasar.
"Mosi tidak percaya itu tidak memenuhi syarat dan tidak memiliki alasan yang kuat. Ini hanya bikin capek saja dan buang-buang waktu," kata Ade usai memberikan klarifikasi kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait masalah itu, Senin 5 Januari 2009.
Sesuai Undang Undang Susunan dan Kedudukan anggota dewan, kata Ade, kedudukan Ketua DPRD hanya bisa diganti jika pejabat terkait meninggal dunia, mengundurkan diri, atau melanggar kode etik.Â
Mosi tidak percaya datang dari empat fraksi terkait kinerja Ade. Empat fraksi tersebut adalah Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fraksi Partai Demokrat, dan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP).
Mosi tidak percaya dilatarbelakangi keputusan Ade dalam mengesahkan APBD 2009. Sejumlah pos anggaran dinilai sarat pemborosan dan tak berpihak kepada rakyat. Ade dinilai membiarkan proses terjadinya pemiskinan masyarakat. "Saya sudah lapor ke Wapres dan menjelaskan soal APBD 2009. yang paling tahu soal itu ketua panitia anggaran, yaitu Dani Anwar," ujar Ade.
Ade yang berkarier sebagai politikus di DPRD DKI sejak 1999, itu menjabat sebagai ketua dewan sejak 2004. Masa jabatannya akan berakhir pada pertengahan 2009. Ade berasal dari Fraksi Partai Golkar yang memiliki tujuh kursi dari 75 kursi yang tersedia di DPRD.
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Topik Terkait
Jangan Lewatkan
Terpopuler
DPR Bentuk Panja RUU Perampasan Aset, Habiburokhman Pimpin Pembahasan hingga Target 15 Desember
Nasional
26 Okt 2026
Komisi III DPR sudah membentuk Panja RUU Perampasan Aset yang dipimpin Habiburokhman. Pembahasan dipercepat dengan target penyelesaian 15 Desember 2026.
Relawan Gibran Sentil PDIP Kalah di Pilpres 2024, Deddy Sitorus: Parasit Kekuasaan yang Buta Nalar
Nasional
26 Okt 2026
Ketum Relawan Militan Gibran 08 Nusantara, Andi Azwan sentil PDIP dan menilai partai tersebut terlalu membenci Wapres Gibran & Jokowi karena kalah di Pilpres
Soal Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Ijazah Gibran, PDIP Buka Pintu Dialog dengan Fraksi Lain: Ada Pidana di Situ
Nasional
26 Okt 2026
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto tegaskan bahwa PDIP sangat terbuka untuk berdialog bersama fraksi lain di parlemen soal menindaklanjuti putusan MK terkait
Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali memperpanjang pembelajaran daring bagi siswa PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta, akibat karhutla.
100 Personel Polda Kaltim Dikerahkan ke 4 Wilayah Rawan Karhutla, Kutai Barat Paling Berisiko
Nasional
26 Okt 2026
Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mengerahkan 100 personel bantuan kendali operasi (BKO) untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat kabupaten
Selengkapnya
Partner
Dua Kasus Curanmor di Purwakarta Terungkap, Motor Guru SD Dicuri Saat Kunci Menempel
Purwasuka
13 menit lalu
Polisi mengungkap dua kasus curanmor di Purwakarta, masing-masing di area parkir sekolah dan pabrik. Dua terduga pelaku diamankan, penyelidikan masih berlanjut.
Megawati Hangestri Pertiwi bersiap menghadapi tantangan baru bersama Hyundai E&C Hillstate pada Liga Voli Korea Selatan atau V-League 2026-2027. Pevoli andalan
Persib Bandung menghadapi Melbourne Victory pada 28 Oktober 2026 di ACL Two. Maung Bandung memimpin Grup E dengan enam poin. Simak fakta selengkapnya!
Ini Kronologi Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun
Jatim
27 menit lalu
Kasus hilangnya ibu dan anak di Madiun selama sebulan akhirnya terungkap sebagai tindak pidana pembunuhan. Pelaku yang diduga merupakan suami siri korban.
Selengkapnya
Isu Terkini