Mahasiswa dan Polisi Bentrok di Kampus UKI

Bentrokan di Kampus UNM Makassar
Sumber :
  • ANTARA/Yusran Uccang

VIVAnews - Puluhan mahasiswa terlibat bentrok dengan polisi di depan kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur, Rabu 11 Mei 2011. Mereka menutut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono untuk mundur.

Keributan terjadi saat sekitar 50 mahasiswa dari 10 kampus menggelar aksi unjuk rasa untuk memperingati tragedi Mei 98, di depan kampus Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, dengan memblokir jalan.

Aksi ini kemudian memaksa petugas dari Polsek Kramatjati dan Polres Jakarta Timur turun tangan untuk membubarkan massa. Petugas mendesak pengunjuk rasa masuk ke dalam kampus.

Saat berada di dalam kampus, sejumlah mahasiswa berusaha melakukan upaya perlawanan dan melempari petugas dengan batu.

Dari pantuan VIVAnews.com, sekitar pukul 15.25 WIB, situasi di kampus UKI masih mencekam. Puluhan mahasiswa masih berkumpul dan ratusan personel polisi dari pengendali massa mulai disiagakan.

Akibat kejadian ini, kawasan Jalan DI Panjaitan sempat mengalami kemacetan panjang saat aksi lempar batu terjadi. Banyak kendaraan yang tidak berani melintas karena takut terkena lemparan.

Kepala Humas Polres Jakarta Timur, Komisaris Polisi Didik Haryadi yang dihubungi menyampaikan bahwa upaya petugas masuk ke dalam kampus semata-mata untuk menghalau mahasiswa yang akan menutup jalan.

img_title Politikus PKB Bocorkan 3 Dasar Utama Kalangan Gen Z Desak Gibran Mundur

"Bila hal ini terjadi tentu masyarakat akan terganggu. Sudah pasti dikerahkan personel pengendali massa (Dalmas)," ujarnya. (umi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain Java United Ciro Alves duel dengan Bintang Persib Bandung, Ragnar Oratmangoen

Reaksi Bobotoh usai Persib Takluk 1-2 dari Java United: Semprot Uilliam Barros, Teja hingga Igor Tolic

Persib Bandung kalah 1-2 dari Java United di Super League 2026/2027. Bobotoh menyoroti performa Uilliam Barros, Teja Paku Alam hingga taktik Igor Tolic.

img_title
VIVA.co.id
9 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut