Banjir Jakarta

Presiden Membuat Kecewa Para Pengungsi

VIVAnews - Ratusan korban banjir di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, kecewa dengan batalnya kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Mereka sudah berbenah menyambut sang presiden di pengungsian.

Begitu mendengar rencana kunjungan presiden ke Kantor Kelurahan Bukit Duri, warga sibuk merapikan dan membersihkan tenda pengungsian. Warga dibantu sejumlah petugas dari kelurahan, kecamatan dan kotamadya, dan kepolisian.

Mereka berbagi tugas. Sejumlah petugas mensetrilkan lokasi, sebagian lagi memasang tenda, menata tempat parkir, membuat dapur umum, membersihkan sampah dan memasang tiga perahu karet tepat di halaman kantor kelurahan. 
 
Namun setelah semua tertata rapi, tamu yang ditunggu tak kunjung datang. Sekitar pukul 16.30 WIB akhirnya mereka mendapat kabar bahwa presiden membatalkan kunjungannya. "Saya pikir presiden jadi datang. Padahal saya ingin sekali bertemu langsung dengan beliau," kata Wati, 35 tahun, salah satu pengungsi.
 
Rasa kecewa juga disampaikan Yanah, 45 tahun, warga Kampung Pulo, Jakarta Timur, yang turut mengungsi di Kantor Kelurahan Bukit Duri. Kampung Pulo dan Bukit Duri terletak berdampingan di tepi Kali Ciliwung, Kampung Melayu, Jakarta Timur. "Ya presidennya memble, masa ga jadi datang tengokin kita," kata ibu dua orang anak itu. "Ya meski kena musibah, kalau pak SBY datang, tentunya kami bisa sedikit terhibur."

Megawati Resmi Perpanjang Kontrak dengan Red Sparks, Ternyata Segini Kenaikan Gajinya di Musim Depan
Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto (Kanan)

Ombudsman Usul Seleksi CASN Ditunda, KASN Klaim Sistem Rekrutmen Sudah Transparan

Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengatakan sistem rekrutmen Calon ASN transparan dan kompetitif sebab menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

img_title
VIVA.co.id
4 Mei 2024