Daftar Kawasan Terputus Pasokan Air PAM

Tanggul Kalimalang Jebol
Tanggul Kalimalang Jebol
Sumber :

VIVAnews - Sebagian besar pelanggan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja), operator penyediaan dan pelayanan air bersih di wilayah Barat Jakarta mengalami gangguan pasokan air bersih akibat  jebolnya Tanggul Tarum Kanal Barat.

Kejadian ini mengakibatkan sekitar 65 persen pelanggan atau lebih dari 250 ribu pelanggan Palyja tidak dapat menerima suplai air bersih secara normal.

Adapun wilayah yang mengalami penghentian pasokan sebagai berikut:
Jakarta Pusat
- Karet Semanggi
- Karet
- Setiabudi
- Karet Tengsin
- Bendungan Hilir
- Gelora
- Menteng
- Pegangsaan
- Gondangdia
- Cikini
- Kebon Kelapa
- Pasar Baru
- Menteng
- Kebon Sirih
- Sisi Timur dari Kebon Melati
- Kebon Kacang
- Kampung Bali
- Gambir
- Petojo Selatan
- Kartini
- Karang Anyar
- Maphar
- Kota Bambu
- Cideng
- Kebon Melati
- Kebon Kacang
- Palmerah
- Petojo

Jakarta Selatan
- Guntur
- Manggarai
- Pasar Manggis
- Menteng Atas

Jakarta Barat
- Taman Sari
- Tangki
- Slipi
- Petamburan
- Tomang
- Grogol
- Krukut
- Tanah Sereal
- Duri pulo
- Duri Selatan
- Kali Anyar
- Jembatan Besi
- Krendang
- Duri Utara
- Keagungan
- Glodok
- Tambora
- Jembatan Lima
- Angke
- Suka Bumi Utara
- Tanjung Duren Selatan
- Tanjung Duren Utara
- Kebon Jeruk
- Kedoya Selatan
- Sisi Utara Pejagalan
- Jelambar Baru,
- Wijaya Kusuma
- Jelambar

Jakarta Utara
- Ancol
- Penjaringan
- Pekojan
- Sisi Utara dari Tambora
- Mangga Besar
- Sisi Utara mangga Dua Selatan
- Pinangsia
- Roa Malaka
- Penjaringan
- Pluit
- Kemanggisan
- Kapuk
- Kapuk Muara

Pasokan Air Menurun:
- Kuningan Timur
- Karet Kuningan
- Duri Kepa
- Sisi Selatan
- Pejagalan
- Duri Kosambi
- Semanan
- Kedaung
- Kali Angke
- Kamal
- Kamal Muara
- Kalideres
- Pegadungan
- Cengkareng Barat

Palyja  terus membantu untuk mempercepat perbaikan tanggul yang runtuh dan Perum Jasa Tirta II (PJT II) memperkirakan akan selesai dalam waktu tiga hari.

Sebelumnya, Jebolnya pintu air Tarum Barat, Kalimalang, Jakarta Timur, sejak Rabu malam, 31 Agustus 2011, tidak hanya berimbas pada pelanggan Palyja dan Aetra saja. Peristiwa ini juga mengganggu pasokan air bersih ke Istana Presiden, Balai Kota DKI, dan gedung DPR RI yang menjadi pelanggan operator Palyja.

Guna mengatasi masalah itu, Palyja menurunkan mobil tanki air ke tiga gedung penting itu. Sebanyak dua mobil tanki air yang berkapasitas 5.000 liter air sudah mendistribusikan air ke Istana Negera. Sedangkan Aetra menurunkan 11 tanki air untuk melayani kebutuhan air untuk rumah sakit.

Palyja juga telah menurunkan mobil tanki air ke rumah sakit serta sebagian pelanggan di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara. Sebab, sebanyak 65 persen dari total 420 ribu pelanggan Palyja mengalami gangguan suplai air. Pasokan air mengandalkan suplai dari Tangerang dan Cilandak.
 
Suplai air dari Tangerang sebanyak 2.000 liter per detik dan Cilandak 400 liter per detik. Suplai air tersebut sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan air bersih warga Jakarta, akibat jebolnya pintu air. (ren)