Walikota Bogor: Saya Terima 3 Karung Surat

Walikota Bogor Diani Budiarto
Walikota Bogor Diani Budiarto
Sumber :
  • Antara/ Humas BNI

VIVAnews - Keteguhan Walikota Bogor Diani Budiarto untuk menolak keberadaan gereja di Kompleks Taman Yasmin mengundang polemik di dunia internasional. Diani mengaku, sudah menerima tiga karung surat dari berbagai negara.

"Ada sekelompok kecil masyarakat Indonesia yg ingin memperburuk citra kita di mata internasional sementara persoalannya sebenarnya kecil," kata Diani dalam pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia di Jakarta, Selasa 15 November 2011. "Saya sampai menerima tiga karung surat dari berbagai negara," kata Diani.

Diani menengarai, surat-surat yang diterimanya mungkin karena beritanya dipelintir jadi seolah-olah dia menghalangi orang beribadah. Padahal, kata Diani, tindakannya karena ada resistensi dari kelompok masyarakat lain atas posisi gereja tersebut. Diani ingin menghindari konflik.

"Sampai hari ini, situasi cukup kondusif, tenang, tapi situasi itu kemudian digunakan oleh kelompok tertentu untuk mengundang berbagai kalangan termasuk media internasional," katanya.

Pertemuan ini diharapkan MUI bisa mengklarifikasi kasus Gereja Kristen Indonesia ini. MUI akan menjadikan hasil pertemuan bahan untuk rekomendasi ke pemerintah.

Untuk diketahui, pihak GKI Taman Yasmin sendiri membawa ke pengadilan pembatalan IMB ini. Mahkamah Agung dalam putusan kasasi menyatakan, IMB tersebut sah sehingga gereja boleh didirikan di kompleks perumahan Taman Yasmin itu.

Namun Walikota Bogor, dengan berlindung di balik Undang-undang Pemerintahan Daerah, berkukuh memiliki hak membatalkan IMB, tak menjalankan putusan Mahkamah Agung. Akibatnya, salah satu partai pendukung Diani, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, telah menarik dukungan atasnya dan berencana mengajukan hak interpelasi.