Foke: Sebagai Dai Rhoma Irama Tidak Salah

Sejumlah Penyanyi Dukung Foke-Nara
Sejumlah Penyanyi Dukung Foke-Nara
Sumber :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin

VIVAnews - Calon incumbent Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, menilai ceramah yang disampaikan oleh raja dangdut Rhoma Irama tidak salah. Rhoma dilaporan ke Panitia Pengawas Pemilu DKI atas tuduhan ceramah agama yang bermuatan SARA.

"Sebagai Dai tentunya yang ia katakan tidaklah salah," kata Fauzi usai menemui Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq di kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu 4 Agustus 2012.

Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, mengaku komentar yang ia lontarkan itu dalam kapasitasnya sebagai gubernur Jakarta. "Untuk Pak Rhoma kan perlu dilihat dalam konteks apa ia menyampaikan ceramahnya," ujar dia.

Sebagai gubernur, Foke mengatakan dia sangat peduli terhadap isu yang berkembang di daerah yang ia pimpin. Karena itu Foke meminta agar isu SARA tidak dikembangkan di Ibukota.

Foke menambahkan bahwa penyebaran isu SARA bukan cara yang tepat untuk mendapatkan dukungan. Dia menyerahkan sepenuhnya pada hukum untuk penyelesaian masalah SARA. "Kita kan juga sudah punya aturan dan undang-undang," katanya.

Presiden PKS, Lutfi Hasan, mengungkapkan hal serupa. Menurutnya Jakarta sudah tidak pantas lagi jika harus diwarnai dengan isu SARA. "Masih banyak isu yang lebih cantik untuk dibahas daripada harus membahas soal SARA," ujarnya.

Panwaslu DKI Jakarta sudah mengantongi video rekaman ceramah Rhoma Irama yang bermuatan SARA dan cenderung menjatuhkan pasangan Jokowi-Ahok yang pada putaran kedua Pilkada ini akan bertarung kembali melawan pasangan Foke-Nara.

Dalam ceramahnya, Rhoma Irama mengajak jamaah yang tengah beribadah tarawih di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta untuk memilih pemimpin yang seagama. Tidak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa Jokowi hanya batu loncatan saja agar Ahok dapat memimpin Jakarta (eh)