Antisipasi Pelantikan Diundur, Mendagri Siapkan Plt Gubernur DKI

Joko Widodo dan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) Naik Bus Kopaja Ke KPUD DKI
Joko Widodo dan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) Naik Bus Kopaja Ke KPUD DKI
Sumber :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin

VIVAnews - Kementerian Dalam Negeri telah telah menyiapkan langkah antisipatif jika proses pelantikan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih tidak berjalan sesuai jadwal.

Direktorat Jendral (Ditjen) Otonomi Daerah (Otda), Kemendagri, Djohermansyah Djohan, mengatakan setelah diketahui tidak ada gugatan dari kubu Fauzi Bowo-Nachrowi ke Mahkamah Konstitusi, maka pelantikan Jokowi-Basuki hanya tinggal menunggu persyaratan administrasi selesai.

"Kalau nantinya pelantikan terhambat, kami juga sudah menyiapkan Pelaksana Tugas (Plt). Sekarang kami masih dalam proses persiapan," ungkapnya, Kamis 4 Oktober 2012.

Plt yang bertugas menjabat sebagai Gubernur DKI sementara baru akan diumumkan pada 7 Oktober 2012 mendatang, bersamaan dengan selesainya masa jabatan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

"Ditunggu saja nanti diumumkan ke masyarakat. Nanti jabatan itu hanya sebentar hanya untuk mengisi kekosongan sampai pelantikan gubernur yang baru," tuturnya.

Juru Bicara Kemendagri, Reydonnyzar, ketika dikonfirmasi pun enggan menyebutkan identitas Plt tersebut. "Sesuai ketentuan di peraturan, dia adalah pejabat yang kompeten, paling cakap, layak dengan jenjang perpangkatan tertinggi, yaitu eselon satu," kata Donny.

Seperti diketahui, masa jabatan Gubernur Fauzi Bowo akan berakhir pada 7 Oktober 2012 mendatang. Tim sukses Fauzi-Nachrowi pun telah memutuskan untuk tidak mengajukan gugatan sengketa Pilkada DKI ke Mahkamah Konstitusi.

Jika tidak ada hambatan proses administrasi, proses pelantikan Jokowi-Basuki akan dilaksanakan pada 7 Oktober 2012 di ruang Paripurna gedung DPRD DKI Jakarta. (ren)