Tabrak Warga Hingga Tewas, Pengemudi Grand Livina Jalani Tes Urine

Ilustrasi kecelakaan mobil
Sumber :
VIVAnews
Hartanya Rp131 Miliar, Intip Isi Garasi Eko Patrio yang Diusulkan Jadi Menteri
- Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Hindarsono, menjelaskan penyidik masih memproses kasus kecelakaan yang menewaskan satu orang di Flyover Senen.

KPU Salah Jawab Perkara, Hakim MK Ungkit Kekalahan Tim Thomas-Uber

Pengemudi, kata Hindarsono kini masih diperiksa penyidik untuk mempertangungjawabkan perbuatannya. "Tersangka dan barang bukti masih diamankan di Lapangan Banteng, Jakarta pusat. Kami juga akan lakukan tes urine kepada pengemudi," ujar Hindarsono kepada
MRT Jakarta Places Ticket Vending Machine to Reduce Queues
VIVAnews , Minggu 4 Agustus 2013.


Menurut Hindarsono, tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah pengemudi Grand Livina tersebut mengkonsumi narkoba dan minuman keras saat membawa kendaraannya atau tidak.


"Jika terbukti menggunakan narkoba atau minuman keras, pengemudi tersebut juga akan dikenakan pasal UU Narkotika. Tetapi kami masih menunggu hasilnya dari pihak yang berwenang," jelas dia.


Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Minggu dini hari pukul 02.00 WIB. Pengemudi Grand Livina menabrak lima orang yang sedang berkumpul di atas Flyover Senen, Jakarta Pusat.


Dalam peristiwa itu, empat orang luka-luka dan masih dirawat di RS berbeda dan satu orang tewas atas nama Regi Ahmad Soleh (23).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya