Pencurian Museum Terbesar Pernah Terjadi pada 2010

Museum Nasional Sepi Pengunjung
Sumber :
  • VIVAnews/Fernando Randy
VIVAnews
img_title Hasil Drawing IBL All Indonesian 2026, Banyak Potensi Kejutan
- Pencurian barang purbakala di museum ternyata bukan kali ini saja. Pada Agustus 2010 lalu koleksi Museum Sonobudoyo, Yogyakarta, juga diketahui raib digondol maling. Ini merupakan pencurian benda bersejarah terbesar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Honda Keluarin Jurus Baru, 15 Mobil Hybrid Siap Bikin Pabrikan Lain Susah Tidur

Yang menyedihkan, kata Koordinator Masyarakat Advokasi Warisan Budaya Johannes Marbun, hingga saat ini kasus pencurian ini masih mengambang. "Penyidikan sudah berjalan tiga tahun, tapi belum ditemukan bukti-bukti, baik pelaku maupun barang," kata dia saat dihubungi
img_title Nasib Karier dan Jabatan Letkol Arman Usai Rumah Dinasnya Diduga Jadi Markas Judol, Ini Pernyataan Maruli
VIVAnews, Jumat 13 September 2013.

Johannes mengatakan, setidaknya 75 koleksi berharga Sonobudoyo berupa masterpiece topeng emas, gerabah, perhiasan, dan pernik-pernik emas raib. Benda-benda berharga itu diindikasikan benda-benda peninggalan era Majapahit hingga zaman kerajaan Mataram.

Hilangnya benda purbakala pada 2010 lalu itu, kata Johannes, rupanya tak menjadi pembelajaran bagi pengelola museum. Terbukti pencurian serupa terjadi di Museum Nasional di Medan Barat, Jakarta. Setidaknya benda berupa lempeng emas yang berasal dari kerajaan Mataram pada abad ke-10 itu  hilang pada hari Rabu, 11 September.

"Ini sangat memprihatinkan."

Kondisi ini, menurut Johannes tak lain karena sistem manajemen permuseuman yang sangat lemah. Sumber daya yang ada belum mumpuni. Penjagaan juga belum menggunakan teknologi canggih. Padahal, seharusnya pemerintah menerapkan sistem kemanan maksimal agar benda-benda bersejarah ini tetap terjaga.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kacung Marijan mengatakan, nilai emas purbakala yang hilang Rabu lalu itu tak seberapa besar. Tapi nilai historis benda itu tak ternilai harganya.

Benda-benda purbakala ini ditemukan di Jalatunda dan Belahan, Jawa Timur. "Dilihat dari emas memang tidak besar tapi kerugian sejarahnya," katanya.

Empat benda yang hilang di museum yang terkenal dengan nama Museum Gajah itu terdiri dari lempeng emas naga mendekam berenskipsi sepanjang 5,6 cm, lempeng emas bulan sabit beraksara sepanjang 8 cm-lebar 5,5 cm, wadah bertutup cepuk berdiameter 6,5 cm-tinggi 6,5 cm, serta lempeng emas harihara panjang 10,5 cm-lebar 5,5 cm yang dibuat pada akhir abad ke-11.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keempat koleksi ini berada di Ruang Emas Arkeologi Gedung A lantai 2. (eh)
Pemain SC Heerenveen, Mees Hilgers

Mees Hilgers Bocorkan Komunikasi dengan John Herdman

Dalam proses pemulihan fisik dan adaptasi dengan klub, Bek SC Heerenveen Mees Hilgers tetap berharap dapat kembali membela Timnas Indonesia pada agenda FIFA Match Day

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut