Tanggul Situ Gintung Jebol

Petugas Butuh Papan Liang Lahat Siap Pakai

VIVAnews - Korban tewas akibat bencana jebolnya tanggul Situ Gintung di Ciputat, Tangerang, Banten, terus bertambah. Petugas yang terus menemukan jasad korban tewas membutuhkan bantuan peralatan pemakaman secepatnya.

"Bantuan mendesak adalah papan liang lahat yang siap pakai," kata Koordinator Posko di STIE Ahmad Dahlan, Adi Risfal Efriad, di lokasi kejadian, Minggu, 29 Maret 2009.

Menurut Adi Risfal, papan untuk pusara makam itu sangat dibutuhkan segera. Karena tidak ada tim khusus untuk membuat papan untuk memakamkan para korban tewas yang terus bertambah itu.

"Kebutuhan mendesak lainnya adalah pakaian dalam. Untuk peralatan mandi dan logistik sudah lengkap tapi belum didistribusikan," ujar dia. Adi mengatakan, beberapa jenis bantuan sudah berhasil diserahkan kepada para korban yang selamat.

Pemberian bantuan ada yang dilakukan melalui distribusi oleh panitia, ada pula korban yang datang sendiri ke posko. Kendati demikian, petugas posko masih kesulitan mendapatkan beberapa peralatan pendukung bagi pengungsi. "Stok yang kurang itu 70 set alat kebersihan untuk 500 orang," kata dia.

Hingga kini, Departemen Kesehatan menyebut ada 96 korban tewas dan 131 orang masih dinyatakan hilang. Korban luka sebanyak 190 orang termasuk dua orang rawat inap. Jumlah pengungsi mencapai 368 orang.

Peritel dan Pelaku UMKM Tolak Kenaikan Cukai Rokok 2025, Peredaran Rokok Ilegal Menghantui
Prabowo Subianto dan Reza Pahlevi.

Blusukan ke Desa Babakan, Reza Pahlevi Belajar Meresapi Penderitaan Orang Lain

Reza Pahlevi mengatakan, seringkali, kita terlalu fokus pada kehidupan kita sendiri tanpa menyadari bahwa ada banyak orang di sekitar kita yang membutuhkan bantuan. 

img_title
VIVA.co.id
16 Juli 2024