Proyek MRT Jakarta Koridor Sudirman Dimulai

Peletakan batu pertama MRT Lebak Bulus-Bundaran HI
Peletakan batu pertama MRT Lebak Bulus-Bundaran HI
Sumber :
  • VIVAnews/Rohimat

VIVAnews - Tahap pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta untuk koridor Sisingamangaraja dan Sudirman mulai memasuki tahap persiapan. Hari ini, Jumat, 15 November 2013 akan dilakukan penebangan dan relokasi pohon di depan Ratu Plaza, Istora Senayan, Bendungan Hilir dan Setiabudi.

Relokasi pohon akan dilakukan di sepanjang jalur pemisah antara jalur lambat dan jalur cepat di koridor tersebut. Lokasi pekerjaan akan dimulai dari jalur transisi di ujung  Jalan Sisingamangaraja dekat Monumen Pemuda Membangun, sampai dengan wilayah Setiabudi - Jalan Jenderal Sudirman.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Dono Boestami, mengatakan, penebangan dan relokasi pohon ini dilakukan untuk menyiapkan lokasi sebelum dilakukannya pembongkaran jalur hijau untuk pelebaran jalan, pelaksanaan kegiatan Test Pit, serta relokasi utilitas.

"Selain itu, penebangan dan relokasi pohon juga dilakukan sebagai bentuk persiapan relokasi halte bus Transjakarta, dan nantinya pelaksanaan pekerjaan struktur permanen (Stasiun Bawah Tanah)," katanya.

Penebangan dan relokasi pohon ini adalah langkah menuju pekerjaan besar dan permanen terkait penggalian dalam rangka pembangunan stasiun bawah tanah yang akan dimulai pada kwartal pertama tahun depan.

Terkait pekerjaan ini, titik-titik yang perlu menjadi perhatian bagi masyarakat adalah jalur transisi di ujung jalan Sisingamangaraja menuju Jalan Sudirman,  lokasi depan Ratu Plaza, depan Istora, Bendungan Hilir, serta Setiabudi.

Dilakukan malam hari

Guna menghindari dampak yang luas terhadap lalu lintas di Jalan Sudirman, pekerjaan ini akan dilakukan malam hari mulai pukul 22.00 sampai pukul 05.00 WIB. Sementara khusus untuk pekerjaan yang dilakukan di lajur bus Transjakarta akan dimulai pukul 23.00 sampai pukul 05.00 WIB.

Pekerjaan ini akan dilakukan setiap hari dan untuk hari Minggu akan diakhiri pukul 04.00 WIB. Agar tidak mengganggu pelaksanaan Car Free Day.

"Kami menyadari bahwa kegiatan ini akan berdampak pada lalu lintas. Karena itu, pekerjaan dilakukan malam hari pada saat kondisi lalu lintas tidak terlalu padat. Meski begitu, rekayasa lalu lintas tetap akan dilakukan," jelas Dono Boestami.

Manajemen MRT Jakarta juga meminta agar pengguna Jalan Sudirman yang melintas pada waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut agar tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu serta arahan dari petugas lalu lintas di lokasi.

"Kami bersama-sama dengan Dinas Perhubungan dan Polda Metro Jaya akan berusaha memastikan agar hak pengguna jalan selalu diperhatikan, terutama terkait masalah kenyaman dan keamanan berkendara," katanya lagi.