Prabowo Sindir Jokowi, Ini Tanggapan Ahok

Prabowo Subianto mengangkat tangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama saat Pilkada DKI Jakarta.
Prabowo Subianto mengangkat tangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama saat Pilkada DKI Jakarta.
Sumber :
  • Antara/ Yudhi Mahatma

VIVAnews - Setelah mendeklarasikan diri jadi calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo banyak mendapat kecaman. Banyak suara yang mengkritik Jokowi kini sudah tidak lagi optimal menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Jakarta.

Salah satu sindiran datang dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Prabowo adalah tokoh di balik duet Jokowi-Ahok saat Pilkada DKI.

Prabowo menyinggung Jokowi yang dulu kerap menampik saat ditanya mengenai peluang menjadi calon presiden, tapi justru sekarang dia maju dan meninggalkan tanggung jawabnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. [Baca: Prabowo Sindir Jokowi Pemimpin Mencla-mencle].

Rekan kerja Jokowi, Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, menyangkal semua pernyataan tersebut. Ahok, sapaan akrab Basuki, mengatakan bahwa mereka berdua masih saling menaruh kepercayaan, sama-sama bekerja untuk Ibu Kota.

"Kalau dibilang Pak Jokowi tidak kerja saya kira tidak betul. Prinsip Pak Jokowi, kalau wakil mau mengerjakan 80 persen ya tidak apa-apa, asal beres. Pengawasan kan tetap dari beliau. Saya tiap hari laporan," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis 20 Maret 2014.

Saat ditanya lagi soal sindiran Prabowo terhadap Jokowi, Ahok dengan tegas menjawab posisinya. "Saya jelas dukung Pak Prabowo sebab saya kan Gerindra. Itu jelas. Tapi kalau dibilang Pak Jokowi tidak kerja saya
kira tidak betul."

Ahok mengakui belakangan memang beban kerjanya terlihat semakin banyak. Itu karena saat ini dia merangkap sebagai Sekretaris Daerah yang hingga kini belum ada pejabatanya.

"Sekda kan kita belum punya. Kita kan baru setahun," katanya. Menurut dia, walaupun Jokowi lebih sering blusukan, mereka tetap berkoordinasi. Ahok mengatakan bahwa mereka punya nomor telepon khusus.

"Karena di kantor jadi saya seperti mengerjakan hingga 90 persen, sebab beliau kan lebih sering di luar kan. Tapi beliau tetap menelepon dan kami malah punya nomor telepon khusus yang hanya Pak Jokowi dan saya yang menggunakannya untuk berkomunikasi," kata Ahok menambahkan.

Dia menganggap semua hal yang sudah dicapainya sebagai wakil gubernur itu berkat kepercayaan yang diberikan Jokowi. "Kami bagi kerja kok, bukan bagi duit, jadi ngapain ribut. Yang penting beres," kata pria kelahiran Manggar, Belitung Timur ini. (eh)

Laporan: Fajar Ginanjar Mukti | Jakarta