Polisi Sesalkan Reaksi UI Soal Olah TKP Kasus Ledakan

Ledakan di Lab Kimia UI
Ledakan di Lab Kimia UI
Sumber :
  • Zahrul (Depok) / VIVAnews

VIVA.co.id - Aparat kepolisian resort Kota Depok menyayangkan pernyataan pihak Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) terkait penolakan penyelidikan yang dilakukan polisi dalam kasus ledakan yang terjadi di ruang Laboratorium Kimia Kualitatif, FFUI, Senin kemarin.

Menindaklanjuti pernyataan itu, Humas Polresta Depok, Ipda Bagus Suwardi,  balik mengkritik. Menurutnya pihak UI tidak seharusnya berkata seperti yang terkesan tidak menghargai institusi polri.

"Pernyataan pihak FFUI sangat tidak tepat. Sebab kami wajib mendatangi lokasi kejadian dalam peristiwa sekecil apa pun yang diduga telah mengancam keselamatan orang," kata Bagus.

Penyidik dari Satuan Reskrim Polresta Depok dan Polsek Beji, lanjut Bagus, telah bekerja sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mereka telah berupaya melakukan koordinasi secara lisan dengan ditindaklanjuti melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Jadi apa harus menunggu ada korban tewas dulu, baru kami boleh masuk dan boleh melakukan olah TKP? Kan tidak. Sebab atas kejadian ini, kami wajib mendatangi lokasi perkara. Ini baik ada laporan maupun tidak," katanya.

Karenanya Bagus justru menyesalkan ucapan Humas FFUI, yang memprotes kedatangan polisi dan menganggap polisi tak berwenang melakukan olah TKP, apalagi tanpa izin dari FFUI.

"Pernyataan itu sangat ngawur dan kurang pas. Pernyataan mereka justru tidak mendidik. Sebagai lembaga pendididikan seharusnya memberikan pernyataan yang mendidik dan memberi pencerahan kepada masyarakat," katanya.

Pihak Universitas Indonesia mengaku keberatan dengan proses penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian paska ledakan yang terjadi di ruang praktikum Farmasi, UI Depok.

Hal ini disampaikan Kepala Humas Farmasi UI, Defyani Aprilia Artha. Defyani mengaku, pihaknya sangat menyayangkan sikap polisi yang melakukan penyelidikan dan olah tkp tanpa ijin.

"Kami sudah melakukan penyelidikan secara internal. Baik itu asisten dosen maupun dosen sudah kami periksa untuk mengetahui apa kesalahannya. Jadi tak perlu lagi polisi lakukan penyelidikan. Tapi kenapa malam-malam polisi melakukan olah TKP? Kami menyesalkan itu, karena kami sudah melakukan penyelidikan internal," ujarnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun akibat ledakan yang terjadi di ruang laboratoroum Kimia Kualitatif, Lantai 2 Gedung J Fakultas Farmasi UI (FFUI) itu menyebabkan 15 mahasiswa terluka. Dua diantaranya bahkan mengalami luka berat.

Ledakan ini terjadi sekitar Pukul 10.30 di saat para mahasiswa FFUI menjalankan kegiatan perkuliahan praktikum di lab. (ren)

  ![vivamore=" Baca Juga