Macet Menggila, Gubernur Jakarta Tuding Motor

VIVAnews - Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Fauzi Bowo, menyatakan macet yang merajalela di Jakarta karena pertumbuhan kendaraan tidak seimbang dengan pelebaran jalan. Bahkan pertambahan motor seperti kucing beranak.

"Sepeda motor bukan bertambahnya satu atau dua, seperti beranak manusia, tapi beranaknya seperti kucing," kata Fauzi Bowo di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis 11 Juni 2009.

Menurut pemilik 10 motor gede Harley Davidson dalam laporan harta kekayaan saat mencalonkan diri jadi Gubernur itu, sepanjang 2007-2008, pemerintah hanya berhasil melebarkan 0,01 persen jalan di Jakarta. Pelebaran jalan sangat sulit salah satunya disebabkan ganti rugi yang dituntut masyarakat terlalu tinggi.

Sementara untuk tahun 2009 ini, Fauzi Bowo menyebut pemerintah belum punya target pelebaran jalan. Pemerintah lebih fokus membangun jalan bertingkat di sejumlah ruas jalan seperti di Jalan Ambasador, Jalan Antasari, "dan beberapa jalan yang nanti kami kaji akan ditingkatkan," ujar Fauzi.

Sementara soal pembatasan kendaraan, Fauzi Bowo menyatakan belum diatur. "Itu nanti, coming soon," ujarnya.

Kondisi macet di Jakarta memang menjadi menu sehari-hari. Kemacetan bahkan telah terjadi di hari libur. Ketika terjadi hujan, kerusakan jalan, atau perbaikan jalan, kondisi macet semakin menggila lagi.

arfi.bambani@vivanews.com