Lucu, Anggota TNI Minta Pengendara Lepas Celana

Seorang anggota TNI meminta pengendara motor lepas celana
Sumber :
  • VIVA.co.id/Zahrul Darmawan

VIVA.co.id - Sebanyak 300 personel aparat gabungan TNI-Polri dan Dishub menggelar Operasi Zebra di Jalan Margonda, tepat di depan pintu keluar Kota Depok, Kamis 22 Oktober 2015.

Pantauan VIVA.co.id, tak hanya menilang motor, dalam operasi ini petugas juga terpaksa menindak tegas beberapa sopir bus Kopaja yang awalnya terlihat ugal-ugalan.

Begini Cara TNI Ungkap Testimoni Freddy Budiman

Parahnya lagi, setelah diperiksa, salah satu surat izin mengemudi (SIM) si sopir Kopaja jurusan Blok M - Depok itu ternyata telah mati dan bahkan hancur nyaris tak berbentuk.

Baca juga:

Sendy Si Satpol PP Cantik yang Mahir Berbahasa Inggris

Selain sopir Kopaja, petugas dari Garnisun TNI AD yang terlibat dalam operasi ini juga menindak dua prajurit TNI AD yang kedapatan keluar asrama tanpa surat izin.

Tak lama berselang, petugas Garnisun juga kembali menindak tegas, kali ini sasarannya adalah seorang pemuda yang kedapatan mengenakan celana TNI.

Alhasil, oleh petugas Garnisun Depok, pemuda pengendara motor itu pun digiring ke tempat sepi untuk melepas celananya. Untung saja, pemuda yang enggan menyebut identitasnya itu masih memiliki celana pendek sebagai dalaman.

"Udahlah, udah," ucapnya saat dikonfirmasi awak media sambil tancap gas.

Pasukan Garuda Juara Umum Ajang Olahraga di Afrika

Baca juga:

Kasat Lantas Polresta Depok, Komisaris Sutomo mengungkapkan, dalam Operasi Zebra kali ini pihaknya akan menyiapkan sebanyak 5.000 surat tilang.

"Kami kerahkan 300 personel, dengan sasaran angkot, pejalan kaki yang menyeberang sembarangan, penertiban kendaraan umum yang menurunkan penumpang sembarang tempat, serta kelengkapan kendaraan roda dua maupun roda empat (motor dan mobil)," kata dia.

Operasi ini sempat membuat arus lalu lintas dari Depok menuju Jakarta tersendat. Polisi berharap, operasi ini mampu menekan angka kecelakaan dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Rencana operasi ini akan berlangsung selama dua minggu dan dilakukan serentak seluruh Indonesia.

Baca juga:

(asp)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya