Tugas Tambahan Paspampres: Jadi Pemadam Kebakaran

Latihan pemadam kebakaran di Markas Paspamres
Sumber :
  • VIVA.co.id / Foe Peace

VIVA.co.id - Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat disiagakan melihat adanya asap yang keluar dari gedung Detasemen Markas (Denma) Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampers) di Jalan Tanah Abang 2, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 23 Oktober 2015.

Proyek Dihentikan, Pekerja Hotel Swiss Bell Pulang Kampung

Ratusan anggota Paspampres berhamburan keluar. Beberapa anggota yang terluka juga terlihat dibawa ke mobil ambulans untuk segera dirawat.

Tapi tidak perlu khawatir, karena kejadian tersebut ternyata hanya merupakan skenario dalam pelatihan kebakaran yang dilakukan di markas Paspampres, Jumat, 23 Oktober 2015.

Dua Pekerja Tewas, Proyek Hotel Swiss Bell Dihentikan

Baca juga:

Komandan Detasemen Paspamres, Letkol Marinir Efhardian, mengatakan, sebanyak 150 personilnya hari ini ikut serta dalam pelatihan kebakaran tersebut.

"Sebanyak 150 anggota gabungan dari tiap-tiap satuan yang hari ini ikut pelatihan simulasi kebakaran. Ini akan rutin dilakukan, jadi semua merasakan. Biar semuanya punya ilmu," ujar Efhardian di Markas Paspampres, Jalan Tanah Abang 1, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 23 Oktober 2015.

Selain itu, menurutnya, pelatihan ini diperlukan agar anggotanya lebih tanggap saat terjadi musibah kebakaran.

"Bahaya kebakaran bukan hanya di kantor, di rumah, di jalan juga kerap ada. Jadi, ini adalah bekal agar mereka punya respons yang cukup apabila ada kebakaran. Paling tidak mereka punya pengetahuan awal bila terjadi kebakaran di mana-mana, ada responnya. Kita rutin akan kerja sama dengan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat," kata dia.

Usai Kebakaran, Gedung Proyek Swiss-Belhotel Dijaga Ketat

Baca juga:

Sementara itu, salah satu anggota dari Paspampres yang mengikuti pelatihan tersebut, Sertu Martogab mengapresiasi atas ilmu barunya itu. Selain berguna untuk diri sendiri, menurutnya pelatihan tersebut tentunya juga berguna bagi orang banyak.

"Ilmu damkar ini, berguna buat kita sendiri dan tentunya bagi orang lain. Kita tidak mengalami kesulitan saat melakukan simulasi tadi. Pemasangan selang, serta kuda- kuda untuk memadamkan sudah bisa kita lakukan karena ada pengarahan dari pelatih," kata dia.

Selain itu, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Idris Daharina Na'abah menambahkan, pelatihan dilakukan untuk melatih mental anggota Paspampres apabila melihat kebakaran.

"Tujuannya untuk memberikan latihan mental saat terjadi kebakaran, semua pasukan yang ada kita harap bisa melakukan pemadaman api ringan sebelum personel damkar tiba ke lokasi," kata Idris. (ren)

Komandan Paspampres, Brigjen TNI Bambang Suswantono.

Jelang Aksi, Paspampres Disebar di Setiap Sudut Istana

Mereka juga terlihat membawa senjata.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2016