Jalan Usman Harun Diresmikan

Peresmian Jalan KKO Usman Harun di Jakarta Pusat, Jumat (19/2/2016)
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Ade Alfath

Setelah melakukan aksinya, Usman dan Harun melarikan diri dan berhasil mencapai daerah pelabuhan. Sedangkan Gani bin Arup mencari jalan lain. Namun, di tengah perjalanan, motor boat yang mereka gunakan mengalami kerusakan mesin. Keduanya ditangkap patroli setempat pada 13 Maret 1965 dan dibawa kembali ke Singapura untuk diadili.

img_title Pasien Lansia di Bantul Diduga Raba Payudara Perawat saat Tensi Darah, Begini Nasibnya

Pengadilan Singapura menjatuhkan vonis mati. Upaya pemerintah Indonesia  melakukan usaha meminta pengampunan atau keringanan hukuman tidak berhasil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Kamis, 17 Oktober 1968 pukul 06.00 WIB pagi, keduanya menjalani hukuman gantung di Penjara Changi, Singapura. Jenazah keduanya lalu dibawa ke Indonesia, dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

img_title Presiden JFA Kozo Tashima Resmi Maju Tantang Gianni Infantino dalam Pemilihan Presiden FIFA 2027

Pada hari yang sama saat Usman dan Harun digantung, Pemerintah RI dibawah kepemimpinan Presiden RI Soeharto menganugerahi keduanya dengan gelar Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI No.050/TK/Tahun 1968 yang diterbitkan tanggal 17 Oktober 1968.

Nama Usman dan Harun juga sempat menjadi kontroversi, karena dijadikan nama Kapal Republik Indonesia (KRI). Pemberian nama itu mendapat protes keras dari Singapura yang menganggap Usman dan Harun justru adalah teroris bagi negaranya. (asp)

img_title Oki Rengga Gak Terima Dibilang Tantrum Usai Ngamuk di Stadion, Langsung Balas Menohok!
Ruben Onsu.

Terungkap! Pendemo Ruben Onsu Ternyata Dibayar Rp40 Ribu, Ini Buktinya

Aksi demonstrasi yang ditujukan kepada Ruben Onsu di depan Gedung Trans TV, Jakarta Selatan, mendadak menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya bayaran.

img_title
VIVA.co.id
6 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut