Menyibak Warung Kopi Tempat ABG Jajakan Seks Sesaat

Lokasi warung kopi mesum Torik
Sumber :
  • Irwandi Arsyad - VIVA.co.id

VIVA.co.id – Kepolisian Sektor Metro Jagakarsa membongkar praktik penjaja seks dengan korban belasan gadis berusia remaja. Bisnis haram itu, dijalankan lelaki tua bernama Torik Sulistio.

Enam ABG Penjaja Seks Sesaat Warkop Torik Menghilang

Mungkin banyak yang tak menyangka, praktik asusila bermotif ekonomi itu, ternyata hanya dijalankan di sebuah warung kopi kecil dengan bangunan semi permanen berukuran tak lebih 3 meter.

Lokasi praktik prostitusi yang melibatkan remaja berusia rata-rata 15 tahun sampai 16 tahun itu berada di Jalan Timbul IV, Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Alasan Polisi Belum Bongkar Warung Muncikari Torik

http://media.viva.co.id/thumbs2/2016/03/11/56e2b1ab1f69e-warung-kopi-torik_663_382.jpg

Foto: Warung kopi milik Torik.

Terungkap, Tak Semua ABG Warkop Torik Jajakan Seks Demi Uang

Sekilas, mungkin tak terlihat lokasi seperti itu bisa digunakan sebagai lokasi transaksi seks. Tapi, semua itu terjawab saat polisi membuka pintu warung kopi.

Ternyata, di dalam warung kopi terdapat sebuah ruangan menyerupai kamar yang dilengkapi kasur. Dari pengakuan Torik, kamar itu memang disediakan bagi pria hidung belang yang akan meniduri remaja-remaja yang dijajakannya.

http://media.viva.co.id/thumbs2/2016/03/11/56e2b1ef5b91b-warung-kopi-torik_663_382.jpg

Foto: Kasur yang ditemukan dalam warung kopi Torik

Di dalam kamar terlihat banyak sekali ditemukan benda yang berhubungan dengan praktik asusila, seperti kondom dan alat pendeteksi kehamilan.

"Ini ruangan dan kasur tempatnya," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayangkari, Jumat, 11 Maret 2016.

Selain itu, tampak sejumlah bekas  botol-botol minum keras yang terletak di pojok kanan bagian paling belakang rumah tersebut.

http://media.viva.co.id/thumbs2/2016/03/11/56e2b1d20dca2-warung-kopi-torik_663_382.jpg

Foto: Kondisi di dalam warung kopi Torik

Ruangan belakang yang menjadi tempat untuk menjajakan korban-korbannya pun hanya dibatasi dengan tembok setinggi 3 meter.

Meski hanya bertempat di lokasi yang terkesan kumuh itu. Namun, berdasarkan keterangan Torik, ia memasang tarif cukup tinggi bagi pria hidung belang yang datang. Untuk sekali kencan, Torik memasang tarif Rp300 ribu hingga Rp400 ribu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya