Yusril Beberkan Basis Pendukungnya dalam Pilkada Jakarta
- VIVA.co.id/Muhamad Solihin
VIVA.co.id - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra, menjelaskan siapa saja pihak-pihak yang akan mendukungnya pada Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Ia mengklaim kampung-kampung menjadi basis suaranya.
"Masyarakat Minang banyak sekali itu. Sekarang ini deklarasi-deklarasi banyak dilakukan di RT-RW, jadi kadang-kadang itu sangat tidak terorganisir," kata Yusril usai khotbah di Masjid Blok M Square, Jakarta, Jumat, 25 Maret 2016.
Yusril menuturkan bahwa setiap harinya setidaknya ada 30 sampai 40 RT/RW yang menandatangani dukungan padanya. Hanya saja, ia mengaku tak hadir dan kurang mengetahui detail dukungan padanya ada di daerah mana saja.
"Jadi itu merupakan gerakan masyarakat yang inisiatif sendiri. Saya pikir saya maju dari kalangan masyarakat lapisan paling bawah dan pasar-pasar tradisional yang mewakili segmen pedagang menengah seperti yang ada Blok M ini, bukan di mal-mal," kata Yusril.
Ia melanjutkan pertemuannya dengan tokoh dan figur masyarakat juga terus 'mengalir'. Malam ini akan hadir untuk memberikan ceramah Maulid Nabi di Cilincing, Tanjung Priok. Ia juga ditunggu kehadirannya malam ini oleh masyarakat Batang yang wilayahnya akan digusur pemerintah DKI Jakarta.
"Padahal di situ ada situs penyebar Islam di Kramat Luar Batang, yang menurut saya faktor budaya masyarakat Islam Betawi perlu dijaga dan dipertahankan jangan digusur-gusur begitu saja," kata Yusril.
Ia meyakini dan sudah memastikan masyarakat Batang yang wilayahnya akan digusur oleh pemerintah DKI Jakarta akan mendukungnya habis-habisan.
"Dan minta supaya saya bantu mereka bagaimana caranya selesaikan permasalahan yang ada di Kramat Luar Batang. Saya tentu sangat simpati pada masyarakat Betawi dan masyarakat Islam, harus dilindungi situs sejarah yang ada disitu," kata Yusril.
Yusril juga mengklaim masyarakat Bugis, Makassar, dan Madura juga mendukung, bahkan sudah mendeklarasikan dukungannya. Begitu pun dengan masyarakat Tionghoa yang ia klaim ikut mendukungnya menuju kursi DKI 1.
"Klenteng-klenteng itu banyak sekali yang dukung saya karena saya pengurus majelis tinggi agama Konghucu. Dari kalangan Tionghoa, khususnya dari suku Hakka, yang saya sendiri besar dalam lingkungan itu," kata Yusril. (ase)