Datangi Demokrat, Rombongan Yusril Disambut Palang Pintu

Tradisi Palang Pintu sambut kedatangan rombongan Yusril
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Bayu Nugraha

VIVA.co.id – Rombongan bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra mengunjungi kantor DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Senin, 11 April 2016. 

img_title Mengenal Istilah Makar yang Muncul dalam Kasus Penyadapan Presiden

Rombongan Yusril, yang dikoordinasi Ferry Noor, datang sekitar pukul 14.15 WIB. Saat tiba di Kantor DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, mereka dicegat oleh dua orang jawara. Penghadangan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Partai Demokrat agar rombongan Yusril tak mudah masuk ke dalam kantor DPD Partai Demokrat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak terima dihadang, dua jawara rombongan Yusril langsung menghadapi dua jawara dari Partai Demokrat. Aksi balas pantun dan pertarungan pun terjadi. 

img_title Pengerahan Pasukan TNI ke Jakarta, Menko Yusril Gambarkan Situasi Keamanan Ibu Kota: Biasa Saja

Aksi seperti itu disebut tradisi palang pintu dalam adat Betawi. Biasanya, tradisi ini dilakukan dalam sebuah pernikahan.

Rombongan Yusril layaknya mempelai pria yang ingin melamar seorang gadis. Usai balas pantun dan pertarungan terjadi, rombongan Yusril menang dan dipersilakan masuk ke dalam DPD Demokrat.

img_title Indikasi Makar dalam Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril Singgung Pidana Mati: Bukan Membunuh, Seperti Mau Melumpuhkan

Pendaftaran Yusril sebagai bakal calon gubernur DKI ke Partai Demokrat merupakan pendaftaran yang ketiga kali ke partai politik. Sebelumnya, Yusril sudah melamar ke Partai Gerindra dan PDI Perjuangan.

(mus)

Ilustrasi penyadapan.

Dugaan Makar Muncul dalam Kasus Penyadapan Presiden, Ini Ancaman Hukuman dalam KUHP

Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengatakan, kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat mengarah pada indikasi makar

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut