Terungkap, Cara Komplotan Perampok Truk Rp2,5 Miliar Beraksi

Ilustrasi pelaku perampokan truk ditangkap.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Bayu Nugraha

VIVA.co.id – Tim Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua dari lima anggota sindikat perampas kendaraan ekspedisi.

img_title Bekas Brimob Jadi Perampok, Akhirnya Dicokok Polisi

Kedua pelaku bernama Edi Suyanto alias Yance dan Herman. Mereka ditangkap di rumah kontrakan Herman di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Kamis 12 Mei 2015 sekitar pukul 10.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Unit 1 Subdit Jatanras Ditreskrimum dari Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Gunardi, mengungkapkan pelaku ditangkap berdasarkan LP nomor : 1942/IV/2016/PMJ/Ditreskrimum 22 April 2016 dengan pelapor bernama Fachrizal selaku pemilik perusahaan ekspedisi CV Kharisma Exspres.

img_title Komplotan Perampok di Angkot Kampung Melayu-Gandaria Dibekuk

Gunardi menjelaskan, kronologis kejadian adalah pada tanggal 20 April 2016 sekitar jam 19.00 WIB sopir bernama Zulfan dihubungi oleh karyawan CV untuk memuat barang yang ada dikantor daerah Cideng, Jakarta Pusat.

"Kemudian Zulfan bersama Yance yang merupakan seorang kenek yang berada di pool Bekasi langsung berangkat dengan mengendarai truk tronton warna biru menuju Cideng," kata Gunardi.

img_title Bandit Punk Tikam Gadis Pakai Taring Babi

Sampai di Cideng, barang berupa kain, sepeda motor dan lainnya dimuat mulai jam 20.00 - 01.00 WIB.

"Selanjutnya Yance mendesak Zulfan agar cepat berangkat, sekitar jam 02.00 truk jalan menuju ke Aceh di mana yang mengemudikan adalah Zulfan dan sebelum berangkat Zulfan menerima uang jalan sebesar Rp6 juta," lanjut Gunardi.

Kemudian mereka berhenti di rest area Karang Tengah untuk isi solar, dan di sana Yance izin untuk ke toilet namun Yance tidak ke toilet akan tetapi yance bertemu dengan pelaku lainnya yaitu herman dan kawan-kawan yang sudah menunggu di mobil diparkiran rest area Karang Tengah.

"Setelah isi solar, Yance menawarkan agar dia yang membawa truk sampai ke Lampung, akhirnya Zulfan menuruti dan tidak lama kemudian Zulfan tidur dibelakang jok," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, saat Zulfan terbangun, ada salah satu pelaku menodongkan pisau ke arah ketiaknya, sedangkan dua pelaku lain mengikat tangan,kaki, mulut, telinga dan mata dengan menggunakan lakban warna coklat, setelah itu korban ditidurkan telungkup dibelakang jok.

"Kemudian salah satu pelaku mengambil sisa uang jalan korban sebesar Rp5 juta berikut juga dompet dan handphone merk Lenovo warna putih dan nokia wrna biru yang diletakkan di dashbord truk," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut