Ahok Mulai Tertarik Diusung Partai Politik

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, proses yang harus dia tempuh untuk menjadi calon Gubernur perorangan atau independen di Pemilihan Kepala Daerah  DKI 2017 begitu sulit.

img_title Bawaslu Surakarta Buka Suara soal Pencalonan Gibran di Pilkada: Tidak Ada Laporan Dokumen Pendidikan

Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 yang mengatur pelaksanaan Pilkada mensyaratkan dilakukannya verifikasi faktual terhadap setiap bentuk dukungan berupa Kartu Tanda Penduduk DKI, yang dikumpulkan komunitas relawan pendukungnya, Teman Ahok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diatur Peraturan Komisi Pemilihan Umum, ia juga harus satu persatu membubuhkan tanda tangannya di atas format dukungan pasangan calon perorangan yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI.

img_title KPU Surakarta Akui Verifikasi Ijazah Gibran saat Pilkada Tidak Sampai ke Singapura, Cuma Kemendikbud

"Kalau jalan perorangan, saya mesti tanda tangan puluhan ribu," ujar Ahok, sapaan akrab Basuki, di Balai Kota DKI, Jum'at, 17 Juni 2016.

Sementara, bila menempuh jalur partai politik, partai yang mengusung atau mendukungnya akan mengurus semua hal yang terkait administrasi.

img_title KPU Jelaskan Proses Verifikasi Syarat Pendidikan Pencalonan Gibran Jadi Wapres: Pakai Dokumen saat Pilkada Surakarta

Ia tidak perlu direpotkan banyak hal dengan kemungkinan sah menjadi calon Gubernur DKI di Pilkada yang kecil. "Kalau pakai (jalur) partai, misalnya Golkar dukung, cuma butuh tiga materai (sebagai tanda resmi kesepakatan Ahok dan partai politik)," ujar Ahok.

Maka dari itu, Ahok berencana menemui Teman Ahok dalam waktu dekat. Ahok akan mempertegas komitmen Teman Ahok yang sejak awal ingin dirinya kembali menjadi Gubernur DKI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila menempuh jalur perorangan seperti diinginkan Teman Ahok, kemungkinannya berpartisipasi di Pilkada ada namun lebih kecil. Sementara, bila menempuh jalur partai politik, ia memiliki kemungkinan besar dipastikan berpartisipasi di Pilkada.

"Kalau saya memang nothing to lose (tidak masalah batal menjadi calon Gubernur). Tapi kalau Anda (Teman Ahok) yang memiliki niat (ingin) saya jadi Gubernur. Anda mau (saya) tempuh jalan susah, apa jalan mudah?" ujar Ahok.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (podium)

Pramono Gaspol Ubah Jakarta Jadi Kota Global, Ada Rp5,87 T untuk Rumah hingga Bus Listrik

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan upaya mentransformasi Jakarta menuju kota global berdaya saing tak bisa dilakukan secara individual atau ego-sektoral.

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut