PDIP Bisa Putuskan Cagub DKI di Menit Terakhir Pendaftaran

Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

VIVA.co.id – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan DKI, Prasetio Edi Marsudi mengatakan, tak tertutup kemungkinan bagi partainya, untuk tiba-tiba memutuskan melakukan pengusungan terhadap pasangan calon tertentu di menit-menit terakhir pendaftaran peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

img_title Bawaslu Surakarta Buka Suara soal Pencalonan Gibran di Pilkada: Tidak Ada Laporan Dokumen Pendidikan

Hal serupa sempat terjadi di Pilkada DKI 2012. PDI Perjuangan tiba-tiba menyatakan, akan mengusung pasangan Jokowi-Ahok menjelang batas akhir pendaftaran pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemungkinan, ya (untuk tiba-tiba menyatakan pengusungan pasangan calon)," ujar Pras di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Juni 2016.

img_title KPU Surakarta Akui Verifikasi Ijazah Gibran saat Pilkada Tidak Sampai ke Singapura, Cuma Kemendikbud

Pras mengatakan, pasangan calon yang bisa diajukan di saat-saat terakhir pendaftaran atau 'last minutes' adalah pasangan calon yang salah satu kandidatnya adalah kader PDI Perjuangan . Jokowi yang diajukan menjadi calon Gubernur DKI di Pilkada DKI 2012 oleh PDI Perjuangan adalah kader PDI Perjuangan .

Alasannya, PDI Perjuangan tidak perlu melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) jika calon Gubernur yang akan diusung adalah kadernya sendiri.

img_title KPU Jelaskan Proses Verifikasi Syarat Pendidikan Pencalonan Gibran Jadi Wapres: Pakai Dokumen saat Pilkada Surakarta

"Pak Jokowi dulu berasal dari internal partai. Kalau internal partai, tidak perlu (diuji) fit and proper test lagi," ujar Pras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, sejumlah nama dari internal PDI Perjuangan, hangat dibicarakan sebagai nama yang kemungkinan akan diajukan PDI Perjuangan untuk bertarung di Pilkada DKI 2017.

Berdasarkan catatan VIVA.co.id, nama-nama itu antara lain Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat, dan politisi PDI Perjuangan, Boy Sadikin.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (podium)

Pramono Gaspol Ubah Jakarta Jadi Kota Global, Ada Rp5,87 T untuk Rumah hingga Bus Listrik

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan upaya mentransformasi Jakarta menuju kota global berdaya saing tak bisa dilakukan secara individual atau ego-sektoral.

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut