Begini Penyekap Eks Bos ExxonMobil Beraksi

Reka ulang penyekapan di rumah mantan bos ExxonMobil
Sumber :
  • VIVA.co.id / Foe Peace

VIVA.co.id – Aparat Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menggelar reka ulang adegan atau rekonstruksi kasus perampokan dan penyanderaan di rumah mantan bos PT ExxonMobil Indonesia, Asep Sulaiman, di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Oktober 2016 siang.

img_title Perpanjang Kontrak ExxonMobil di Blok Cepu, Bahlil Ungkap Poin Utama Negosiasinya

Lima tersangka dalam kasus itu, AJS, SU, RHN, SAS, dan S alias CH pun memerankan langsung rekonstruksi tersebut. Ada sebanyak 235 adegan yang diperankan dalam rekonstruksi itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk di Pondok Indah (rumah Asep), ada 187 adegan," ujar Kepala Sub Direktorat Jatanras Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Hendy F Kurniawan, di lokasi.

img_title Awas Jebakan Investasi Minyak Venezuela

Sebelum memeragakan adegan di rumah Asep, kelimanya terlebih dahulu menjalankan reka ulang adegan di sebuah halte yang tidak berada jauh dari rumah korban. Pada adegan tersebut, RHN, SAS, dan S alias CH bertugas memantau lokasi sekitar dan menelepon kedua tersangka lainnya, yaitu AJS dan SU yang masuk ke dalam rumah Asep apabila ada hal-hal yang membahayakan keduanya dari luar.

Adegan di halte itu pun sempat menarik para pengendara yang melintasi kawasan itu. Bahkan, para pengendara pun sempat berhenti dan mengabadikan momen itu.

img_title Dua Raksasa Otomotif Rebut Pasar Bengkel Aftermarket di Indonesia

Hilangkan jejak

Selain itu, saat menjalankan aksinya, dua orang tersangka sempat memakai plester luka pada jari-jarinya sebelum beraksi.

"AJS memerintahkan SU untuk membalut jarinya dengan plester luka. Kami duga ini dilakukan untuk menutupi sidik jari mereka," ucap Hendy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hendy menambahkan, hanya kedua tersangka itu saja yang menggunakan plester luka pada jari jemarinya. Sedangkan tiga orang tersangka lagi, yakni RHN, SAS, dan S alias CH tidak memakai plester luka di jari-jemarinya lantaran mereka tidak ikut masuk ke rumah Asep.

"Hanya AJS dan S yang masuk ke dalam rumah ya, jadi hanya dua orang ini saja. Ini AJS yang memerintahkan S mengenakan plester luka," ujarnya.

Mudik mekanik

Kisah Mudik Para Mekanik yang Jarang Tersorot

Program ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap peran penting mekanik dalam menjaga performa kendaraan konsumen tetap optimal, saat menghadapi perjalanan.

img_title
VIVA.co.id
30 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut