Pilkada Jakarta 2017

Sandiaga Uno Kritik Pengamanan Ahok

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

VIVA.co.id – Bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, mengkritik pengamanan luar biasa kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat, 21 Oktober 2016. Ahok sebelumnya datang ke Tebet untuk meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

img_title Kolam Pipi Monyet Jadi Solusi Dharma Pongrekun Sediakan Air Bersih di Jakarta

Sandi begitu dia disapa, yang kebetulan tengah berada di kawasan Tebet untuk menghadiri undangan Sekretariat Komunitas Jakarta Tersenyum (KJT), sempat terjebak macet karena ada pengamanan acara peresmian RPTRA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa ruas jalan menuju Jalan Tebet Barat Raya ditutup sementara. Ratusan personel pengamanan gabungan dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP juga diterjunkan untuk melakukan pengamanan lantaran adanya demo penolakan warga terhadap Ahok di Tebet.

img_title Respons Anies Soal Maju Pilkada Jakarta Bareng Sandiaga Lagi

Sandi yang hendak menghadiri undangan KJT untuk memberikan pelatihan kewirausahaan dan keuangan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), akhirnya telat sampai tujuan.

"Rupanya ada pengamanan yang luar biasa untuk Pak Ahok. Saya sama sekali enggak tahu. Saya kaget juga ada acara mewah di sini," kata Sandiaga Uno di sekretariat KJT, Jalan Tebet Barat Raya nomor 18, Tebet, Jakarta Selatan.

img_title Ahok Sebut Pertamina Bisa Tetap Untung Bila Tak Naikkan Harga BBM 2022

Sandi juga tidak tahu jika ada aksi demonstrasi penolakan terhadap peresmian RPTRA oleh Ahok. Namun, saat ditanya soal adanya aksi penolakan massa terhadap Ahok, Sandi menyebut hal tersebut merupakan reaksi masyarakat atas kebijakan yang tidak berpihak kepada wong cilik, sehingga menimbulkan reaksi yang seperti itu.

"Ya bedalah. Kan beliau kurang berpihak ya pada rakyat kecil. Kita di sini bisa lihat kan, saya di sini tanpa ada pengawalan, enggak ada sama sekali Satpol PP yang jumlahnya sampai ratusan tadi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu juga heran dengan sikap anggota Satpol PP yang dia temui di lokasi tersebut. Saat menghampiri seorang anggota Satpol PP yang namanya mirip dengannya, Sandi, untuk berjabat tangan, anggota Satpol PP itu  bukannya mendekat, malah takut dan lari.

"Ada Satpol PP yang namanya Sandi juga, Sandi Yuda, saya bilang 'foto yuk', dia takut sekali, dia lari. Saya bilang enggak apa-apa, saya hanya ingin meyakinkan ke mereka, tahun depan Insya Allah pemimpin mereka ke depan ganti, mereka akan tetap diberdayakan untuk lebih disentuh hatinya dan memberdayakan mereka," tutur Sandi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut