Dolar Amerika Seharga Rp4.000 Dijual di Kalibata

Ilustrasi dollar
Sumber :

VIVA.co.id – Penyidik Subdit Kendaraan Bermotor (Ranmor) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran uang palsu (upal) pecahan mata uang asing.

img_title Sindikat Pembuat Uang Palsu Rp 36 Miliar di Tangsel Berniat Edarkan ke Bank

Kepala Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Adnan, mengatakan, dari upaya penggagalan tersebut polisi menangkap tiga orang pelaku di depan rumah makan Ciliwung, Jalan Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis 20 Oktober 2016 sekitar pukul 15.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tiga pelaku yang ditangkap atas nama Nofrizal Chan (49 tahun), Henry De Bitai (46), Indra Jaya (42)," kata Andi dalam keterangannya, Sabtu, 22 Oktober 2016.

img_title Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu Senilai Rp 36 Miliar di Tangsel

Andi menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat jika ada seseorang yang akan menjual uang kertas dolar palsu pecahan USD100, seharga Rp4.000 per 1 USD nya sebanyak 1.000 lembar

"Atas informasi tersebut, tim unit 3 Subdit Ranmor melakukan undercover dengan menyamar sebagai pembeli. Setelah bertemu dengan pelaku di rumah makan Ciliwung Makam Pahlawan Kalibata, kemudian melakukan transaksi dan berhasil diamankan 3 orang pelaku berikut barang bukti uang kertas dolar palsu pecahan USD100 sebanyak 1.000 lembar," kata Andi.

img_title Terungkap! Pedagang Buka Suara Usai Viral Nenek Belanja Pakai Uang Palsu: Kaya Asli

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti 1.000 lembar uang kertas dolar palsu pecahan USD100 atau sekitar Rp1,3 miliar.

Atas perbuatannya, ketiganya dikenakan Pasal 224 KUHP tentang pemalsuan mata uang dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Ilustrasi uang palsu.

Sahroni Desak Polisi Berantas Pabrik Uang Palsu: Sudah Pasti untuk Tujuan Mudhorot!

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni tidak ingin akibat ulah segelintir pihak mengedarkan uang palsu, kepercayaan terhadap Rupiah menjadi terganggu.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut