Ancaman Terorisme, Polda Metro Akan Razia Tempat Kos

Kepolisian menggelar razia di rumah kos di DKI Jakarta
Sumber :
  • VIVA.co.id/Irwandi Arsyad

VIVA.co.id – Ancaman kelompok teroris kembali diperlihatkan jelang Natal dan tahun baru 2017. Penyergapan sejumlah terduga teroris yang dilakukan polisi beberapa waktu lalu menegaskan bahwa ancaman itu memang nyata.

img_title Bikin Geger! 2 Bom Aktif Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Maluku, Gegana Turun Tangan

Selain meningkatkan keamanan di gereja-gereja, sejumlah langkah-langkah pengamanan lain juga dilakukan. Terutama pengamanan di lingkungan masyarakat. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan telah menginstruksikan jajarannya untuk melaksanakan razia di rumah kontrakan dan tempat kos di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin sudah kita perintahkan jajaran wilayah untuk melakukan itu (Razia)," kata Iriawan, Jumat, 23 Desember 2016.

img_title Korban Tewas Bom Mobil Bunuh Diri di Pakistan Jadi 21 Orang, 15 Polisi

Namun, Iriawan tak menjelaskan secara detail mengenai kapan waktu razia tersebut dan daerah mana saja yang menjadi sasaran utama razia tersebut. Tapi razia dilakukan sebagai bentuk pencegahan aksi teror seperti yang terjadi di Tangerang Selatan.

Seperti diketahui, salah satu terduga bernama Juhaiman atau Omen yang tinggal di rumah kontrakan memang dicurigai warga karena perilakunya yang tertutup. Menurut Iriawan, sayangnya pengurus wilayah setempat tidak menindaklanjuti latar belakang Omen.

img_title Bom Mobil Meledak dan Tabrak Kantor Polisi di Pakistan saat Salat Jumat, 16 Orang Tewas

"Kepala RT sudah tahu sebetulnya bahwa ada orang masuk yang kita kira tidak seperti biasa. Hanya mungkin tidak diteruskan sehingga kita (juga) tidak menindaklanjuti," ujar Iriawan.

Iriawan menambahkan, akan membangun koordinasi yang kuat antara Kepolisian dengan pengurus RT melalui Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas.
"Kami akan kumpulkan (RT/RW) dan Bhabinkamtibnas sekaligus," ujarnya.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi Sukarno (ketiga kiri)

Polisi Tangkap 12 Orang Diduga Hendak Picu Kerusuhan di Malang, 4 Bom Molotov Disita

Sebanyak 12 orang ditangkap Polresta Malang Kota karena diduga merencanakan kerusuhan saat aksi penyampaian aspirasi masyarakat di kawasan Alun-Alun Tugu.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut