SBY Nilai yang Dilakukan Antasari adalah Black Campaign

Presiden ke-6 RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

VIVA.co.id – Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai pernyataan yang disampaikan oleh mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar terkait penanganan perkara besannya Aulia Pohan adalah black campaign alias kampanye hitam.

img_title Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR, Doa SBY dari AS: Semoga Indonesia Semakin Maju dan Sejahtera Rakyatnya

Apalagi pernyataan itu dilontarkan satu hari menjelang Pilkada DKI 2017 yang diikuti putranya Agus Harimurti Yudhoyono berpasangan dengan Sylviana Murni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tiba-tiba hari ini ada serangan, black campaign yang disampaikan oleh narapidana Antasari Azhar yang mendapat grasi dari Presiden Joko Widodo," kata SBY dalam jumpa pers di kediamannya, Selasa malam, 14 Februari 2017.

img_title Cek Kesehatan di AS, SBY Tak Akan Hadiri Sidang Tahunan dan HUT ke-81 RI

SBY mengakui, serangan seperti ini bukan pertama kali menderanya. Pada saat pemilihan presiden pada tahun 2009, kata Purnawirawan Jenderal TNI itu, dia mendapat serangan serupa.

"Sama pemilihan presiden saat itu, saya mendapat fitnah, ada buletin yang isinya fitnah dan serangan yang saya baca di Jawa Timur. Agus Harimurti juga sama nasibnya seperti saya saat mengikuti pemilihan presiden," kata SBY. (one)

img_title 5 Juli 2004: Pemilu Pertama di Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono Terpilih Menjadi Presiden
Presiden RI Prabowo Subianto di puncak peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat

Cerita Prabowo Satu Angkatan Akmil Bareng SBY, Ikuti Jejak Bikin Partai Lalu Jadi Presiden

Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya satu angkatan di akademi militer (akmil) dengan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) namun SBY lulus duluan

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut