Ahok Kasih PR Banyak untuk Plt Gubernur DKI

Sumarsono, Djarot Saiful Hidayat dan Basuki Tjahaja Purnama.
Sumber :
  • VIVA.co.id / Raudhatul Zannah

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memberikan nota pengantar tugas kepada Sumarsono sebagai pimpinan sementara di Ibu Kota, terhitung Selasa, 7 Maret 2017.

img_title Ahok Sebut Pertamina Bisa Tetap Untung Bila Tak Naikkan Harga BBM 2022

Dalam sambutannya, Ahok mengatakan, selama 1,5 bulan menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono akan menjalani sejumlah tugas yang telah ia rangkum untuk dikebut pengawasan dan pekerjaannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahok mengatakan, pusat kreatif yang ia resmikan beberapa waktu lalu yakni Jakarta Creative Hub, harus benar-benar dikawal untuk menciptakan wirausaha baru bagi anak-anak muda.

img_title Hasto dan Ahok Sampaikan Pesan Megawati untuk Politisi Muda

Ke depan, ia mengharapkan wadah seperti ini bisa dikembangkan kembali dengan membangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak yang berasal dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan corporate social responsibility (CSR).

"Kami juga ingin minimal tiap kecamatan ada tempat kumpul kreatif. Bapak bisa lihat di Waduk Melati (Jakarta Creative Hub)," kata Ahok saat memberikan sambutan di Balai Kota, Jakarta, Senin malam, 6 Maret 2017.

img_title Ruko Milik Ahok di Medan Terbakar, Tiga Orang Alami Luka Bakar

Ahok pun menugaskan kepada Sumarsono, agar dalam waktu dekat memastikan pekerjaan RPTRA di Jalan T.B Simatupang seperti layaknya di Kalijodo. Tempat tersebut bisa dijadikan area berkumpulnya anak dengan dibangunnya fasilitas seperti arena skate park dan sepeda BMX.

"Pak Plt bisa kunjungi makam Mbah Priuk. Ada lahan 3,4 hektare akan kami desain jadi tempat destinasi wisata. Dan satu lagi adalah memastikan ground breaking taman lapangan banteng, Jakarta Pusat," kata Ahok.

Tidak hanya pekerjaan yang dilakukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Ahok juga menitipkan agar pengawasan kepada Badan Usaha Milik Daerah lebih ditingkatkan. Ia memprediksi tahun 2017 ini adalah tahun inflasi, sehingga bisa menyebabkan harga-harga bahan pokok menjulang tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami ingin angkot bayar saja sewa bulanan, supaya tidak cari-cari penumpang. Dia ambil penumpang pengumpan dari rumah-rumah. Kita beli dengan anggaran saja, beli putus saja yang mau ambil alih," ujarnya.

"Dan Pasar Jaya harus segera membereskan perkulakan pasar grosir. Pasar Jaya harus menjual barang dengan harga distributor. DKI bisa beli dengan harga tangan pertama. Pak Plt plototin pasar jaya," Ahok menambahkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut