Sebelum Beroperasi, Djarot Minta Halte TransJ Melayu Bersih

Halte bus TransJakarta Kampung Melayu direnovasi usai ledakan bom
Sumber :
  • VIVA.cooid/ Al Amin

VIVA.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta agar Halte TransJakarta Kampung Melayu sudah beroperasi kembali mulai Senin besok. Untuk mendukung hal tersebut, diharapkan PT TransJakarta koordinasi dengan Dishub DKI dengan kepolisian.

img_title Fakta-fakta Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Jagakarsa

Hal ini disampaikan Djarot saat melakukan peninjauan lokasi bum bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya perintahkan kepada Pak Budi (Dirut TransJakarta) besok sore sudah bisa beroperasi dengan Dishub dan kepolisian," tutur Djarot di Halte TransJakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu 28 Mei 2017.

img_title Guru Ungkap Detik-detik Teror Bom Bikin Siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Panik: Diminta Tetap di Lapangan

Djarot pun meminta jajarannya agar esok pagi, halte tersebut kembali dibenahi. Sebab, bau amis dan beberapa bercak darah masih terlihat di area halte bus TransJakarta.

"Oleh karenanya besok pagi tolong dibilas ulang. Libatkan dinas kesehatan, damkar untuk nyemprot. Kemudian sore sudah bisa fungsi, jam tiga atau empat atau pick hour," kata dia.

img_title Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Saat Hari Pertama MPLS, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

Selain itu, Djarot menjelaskan pengoperasian kembali Halte Transjakarta Kampung Melayu perlu segera dilakukan karena salah satu halte tersibuk di Jakarta. Sedikitnya ada 50 sampai 60 ribu orang yang singgah di halte tersebut setiap harinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini halte sangat strategis karena melayani empat rute dan setiap hari kurang lebih 60 ribu naik turun melalui halte ini," ujar Djarot.

Untuk diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu 24n  Mei 2017 malam kemarin. Ledakan terjadi dua kali. Pertama, terjadi sekira pukul 21.00 WIB. Sedangkan ledakan kedua terjadi sekitar lima menit kemudian di lokasi yang sama. Ledakan ini mengakibatkan lima orang tewas yang dua di antaranya merupakan dua terduga pelaku.

Polisi berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan

Wamendikdasmen Kutuk Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Minta MPLS Dihentikan Sementara

Selain itu, ia meminta meminta SDN Srengseng Sawah 15 Pagi menghentikan sementara pelaksanaan MPLS hingga ada kepastian bahwa kondisi sekolah benar-benar aman.

img_title
VIVA.co.id
13 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut