Djarot Sebut yang Tolak Perda RPTRA Cuma Taufik, Bukan DPRD

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

VIVA.co.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengajukan draf Peraturan Daerah (Perda) terkait Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). 

img_title Masuk Zona Merah, 10 Persen RPTRA di Jakarta Pusat Belum Dibuka

Namun, draf itu belum disampaikan, Wakil Ketua DPRD Muhammad Taufik menolak rencana itu. Menurutnya RPTRA cukup diatur melalui Pergub. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal itu, Djarot menyebut pendapat Taufik itu tidak pengaruh, karena tidak mewakili semua anggota DPRD, karena belum tentu semua anggota dewan juga menolak. 

img_title Mantan Gubernur DKI‎ Jadi Plt Ketua DPD PDIP Sumut

"Kalau ada yang tidak setuju itu kan satu dua orang. Jadi satu orang bersuara belum tentu menentukan semua anggota dewan," kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Kamis 8 Juni 2017. 

Menurut Djarot, usulan Perda itu dilakukan demi keberlangsungan program RPTRA. Sebab menurutnya program itu sangat dibutuhkan masyarakat. 

img_title Ternyata Ahok Tak Pernah Pacaran, di Penjara Malah Cari Istri

Kalau setiap pemerintahan kemudian berganti program yang baru, kata Djarot, maka akan sulit untuk mewujudkan Jakarta yang maju. 

"Makanya ketika alih proses kepemimpinan, RPTRA tetap terpelihara dengan baik kemudian fungsikan dan jadi ikon di kota besar. Untuk menjamin itu maka supaya kuat itu, kita buat Perda dan kajian akademisnya untuk diajukan ke DPRD," kata dia. (mus)

Cagub Jakarta nomor urut 2 Dharma Pongrekun

Kolam Pipi Monyet Jadi Solusi Dharma Pongrekun Sediakan Air Bersih di Jakarta

Calon gubernur Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun mengusulkan untuk membangun kolam pipi monyet sebagai solusi ketersediaan air bersih untuk warga Jakarta.

img_title
VIVA.co.id
17 November 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut