Respons Djarot soal Kamar Berubah di Bedah Rumah

Wakil Gubernur jakarta Djarot Saiful Hidayat
Sumber :
  • VIVA.co.id/M. Ali. Wafa

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, angkat bicara soal program ‘bedah rumah’ yang banyak mendapatkan keluhan dari warga. Hal itu karena adanya ketidaksesuaian bentuk bangunan asli dengan hasil bedah, seperti kamar yang berubah.

img_title Pemprov DKI Ajukan Rp250 Juta di Raperda APBD-P 2026 untuk Kaji Ikan Sapu-sapu, Kadis KPKP: Kami Terpaksa

Menurut Djarot, agar semua itu tidak terjadi, seharusnya pemilik rumah ikut mengawasi saat rumahnya dibedah. Jika ada hal yang tidak sesuai, hal itu bisa dibicarakan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Warga juga ikut dong harusnya, ikut ngawasin rumahnya sendiri. Jangan setelah mau jadi kemudian komplain. Datang dong," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Kamis 6 Juli 2017. 

img_title Pemprov DKI Lakukan Water Mist di 5 Wilayah Jakarta Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Djarot juga menyebut bahwa rumah yang dibedah tidak sama dengan membangun di perumahan. 

Pemprov DKI hanya membantu memperbaiki rumah tidak layak huni secara umum. Sementara itu, untuk desain interior, diserahkan kepada pemilik rumah. 

img_title Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Pemprov DKI: Tak Perlu Panik, Tetap Tenang

"Masa kami developer properti, kan enggak. Kami bantu supaya enggak kebanjiran, kebocoran. Kalau desain di dalamnya bikin sendiri dong," kata dia. 

Sebelumnya, warga yang mendapat program ‘bedah rumah’ mengeluh karena setelah dibedah, rumah yang awalnya tiga kamar diubah menjadi satu kamar. Ada juga yang mengeluhkan tidak adanya sekat pembatas antara ruang tamu dan dapur. 

PDI bagikan beasiswa untuk tekan anak-anak putus sekolah di Jakarta

Ratusan Anak Jakarta Putus Sekolah, PSI Beberkan Jurus Cegah Siswa Berhenti Belajar

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membagikan beasiswa untuk menekan angka siswa putus sekolah yang saat ini masih menjadi persoalan khusus di ibu kota.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut