Pendatang Baru Serbu DKI Jangan Modal Nekat

Ilustrasi pendatang baru Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA.co.id – Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Pusat, Remon Masadian, mengatakan, DKI Jakarta masih menjadi magnet bagi warga pendatang untuk mengadu nasib.

img_title Tak Ada Operasi Yustisi, Pramono Wanti-wanti Pendatang Baru Hal Ini Saat ke Jakarta

Namun, sangat disayangkan jika mereka datang hanya bermodalkan nekat tanpa ada keahlian. "Mereka boleh saja mencari peruntungan ke Jakarta, tapi harus punya keahlian lah. Jangan asal main datang saja, yang ada nanti malah jadi pemulung," kata Remon, di Jakarta, Jumat 7 Juli 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantaran itu, pihaknya akan melakukan operasi Bina Penduduk dengan melakukan pendataan ke kantong-kantong para pendatang baru. Setelah dilakukan pendataan, pihaknya akan membuatkan Surat Keterangan Daerah Sementara (SKDS).

img_title IHSG Gaspol ke Level 7.192 pada Penutupan Bursa, Simak 4 Saham Cetak ARA

"Kami juga tidak segan-segan memulangkan pendatang baru, kalau mereka datang ke Jakarta Pusat hanya menjadi gelandangan, pemulung. Kami minta kepada perantauan jangan hanya modal nekat tapi harus sudah terencana," katanya.

Pemulangan terhadap warga pendatang baru itu akan bekerja sama dengan Suku Dinas Sosial (Sudinsos). Berdasarkan data sementara dari Dinas Dukcapil DKI Jakarta, diperkirakan ada 71 ribu pendatang baru dari luar daerah ke Jakarta usai Lebaran ini. 

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,88 Persen, 5 Saham Ini Kinclong
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Pramono Ungkap Ada Beberapa Pendatang Baru Masih 'Buta' soal Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku mendapat laporan terkait kondisi warga pendatang baru ke Jakarta. Mereka, kata Pramono masih 'buta' terkait kondisi Jakarta.

img_title
VIVA.co.id
30 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut