Sindikat Pemeras di Pondok Indah Digerebek Polisi

Ilustrasi penangkapan
Sumber :
  • Pixabay/Jushemannde

VIVA.co.id – Sebuah rumah yang berlokasi di Pondok Indah, Jakarta Selatan, digerebek polisi. Penggerebekan ini terkait informasi adanya sindikat pemeras asal China yang beroperasi di rumah tersebut.

img_title Belasan Siswi SMPN di Ciputat Jadi Korban Bullying dan Pemerasan Kakak Kelas, 3 Orang Masuk RS

Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Didik Sugiarto, mengungkapkan penggerebekan ini adalah hasil pengembangan informasi antara Polri dan kepolisian China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami ajak rekan-rekan kepolisian China di lokasi. kami ajak mereka dan melakukan integorasi awal, termasuk orang-orang yang kami amankan,” ujarnya saat wawancara dengan tvOne, Sabtu 29 Juli 2017.

img_title Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi Divonis 5 Tahun Penjara

Setidaknya ada 29 orang yang diamankan dari rumah tersebut. Semuanya adalah warga negara asing asal negeri Tirai Bambu dan tidak memiliki paspor resmi.

Didik menuturkan, para pelaku melakukan pemerasan dengan cara menghubungi korban. Mereka berpura-pura sebagai petugas polisi atau pihak bank, dan mengatakan bahwa korban sedang diselidiki atas sebuah kasus.

img_title Usai Didakwa Pemerasan dan TPPU, Febrie Adriansyah Dijadwalkan Baca Nota Perlawanan

Agar kasus tersebut tidak dilanjutkan, korban harus menyetor uang dengan nominal yang sangat besar. Uang dibayarkan melalui transfer dan dalam mata uang Yuan. Saat satu kali beraksi, sindikat ini bisa mendapatkan hingga Rp600 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti iPad, ponsel dan laptop.

Selain di Jakarta, penggerebekan juga dilakukan polisi di Bali, terkait kasus yang sama. Diduga, sindikat ini memiliki beberapa jaringan yang tersebar di Indonesia. (ren)

Mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut! Hakim Perintahkan Jaksa Masuk Tahap Pembuktian

Mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah harus menghadapi tahap pembuktian dalam perkara dugaan korupsi dan pemerasan yang menjeratnya.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut