Rekayasa Simpang Pancoran, Pengendara Harus Memutar Jauh

Kondisi lalu lintas di simpang Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat, 4 Agustus 2017
Sumber :
  • VIVA.co.id / Bayu Nugraha

VIVA.co.id – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tengah menguji coba rekayasa lalu lintas di kawasan simpang Pancoran. Uji coba rencananya dilakukan untuk satu minggu mulai pukul 06.00-09.00 WIB.

img_title Ada Rekayasa Lalu Lintas di Pancoran, ini Rutenya

Salah satu karyawan swasta bernama Dinda (25) mengatakan, rekayasa lalu lintas tersebut memang cukup berpengaruh mengurai kemacetan. Namun ia melihat kepadatan masih terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya lumayan dari hari biasanya. Tapi masih macet saja kalau berangkat ke kantor," kata Dinda, Jumat, 4 Agustus 2017.

img_title Catat, Ini Rute Pengalihan Arus di Simpang Pancoran

Dinda mengaku, kesehariannya menggunakan moda transportasi Transjakarta. Dia pun memilih menaiki bus yang melalui jalan tol dan tidak melewati simpang Pancoran.

"Saya memang selalu naik (Transjakarta) yang lewat tol. Kalau lewat Pancoran ya sudah setengah jam sendiri di sana (simpang Pancoran)," ujarnya.

img_title Tampil 90 Menit, Justin Hubner Bantu Fortuna Sittard Jegal Pemuncak Liga Belanda, Ole Romeny Menepi

Ia pun berharap, pengerjaan proyek flyover Pancoran agar cepat selesai. Hal ini dilakukan agar lalu lintas tidak sepadat saat ini. "Mudah-mudahan cepat selesai ya biar tidak kaya (macet) gini lagi," katanya.

Sementara, Sigit (30), seorang pengendara sepeda motor mengatakan, ia pada tadi pagi ikut merasakan imbas adanya rekayasa lalu lintas tersebut. Ia datang dari Jalan Gatot Subroto ingin menuju Pasar Minggu.

Jika tak ada rekayasa lalu lintas, Sigit bisa langsung belok kanan menuju Pasar Minggu. Namun adanya rekayasa ini membuat Sigit membelokan kendaraan ke kiri ke Jalan Soepomo dan berputar balik di depan kantor Pemadam Kebakaran sebelum lurus ke arah Pasar Minggu.

"Saya jadi muter sih. Tapi kalau memang buat lebih lancar tidak masalah," kata Sigit yang beprofesi sebagai ojek di dekat Hotel Bidakara.

Ia pun mengatakan, jika tidak ada rekayasa memang terjadi kepadatan di simpang Pancoran ini, terutama saat jam-jam berangkat kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Padat banget. Belum ada proyek saja padat. Apalagi ada proyek flyover Pancoran tambah macet. Jalan dari Cawang menyempit," katanya.

Sigit meminta pemerintah agar cepat menyelesaikan proyek pembangunan flyover Pancoran. Dengan adanya kehadiran flyover, ia berharap setidaknya dapat mengurangi simpang yang terdiri dari empat arus lalu lintas ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut